
Deskripsi
Fisioterapi olahraga disabilitas merupakan sub kompetensi dari fisioterapi olahraga. Dimana subjek dari layanan fisioterapi adalah para atlet disabilitas yang dikenal sebagai para-atlet. Hal menarik dari dunia olahraga disabilitas adalah peran fisioterapi yang tidak hanya dalam bentuk pelayanan kesehatan seperti (promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif) tetapi juga mempunyai peran dalam proses klasifikasi khususnya pada kelas fisik. Peran ganda yang dimiliki seorang fisioterapi di olahraga disabilitas mengharuskan dan memerlukan kompetensi tambahan dari para mahasiswa fisioterapis.
Capaian Pembelajaran
- Mahasiswa mampu memahami, menguasai, mendemonstrasikan konsep dasar para sport atau olahraga disabilitas secara umum dan integrasi nilai AIK dalam kajian keilmuan wellness
- Mahasiswa mampu mengetahui dan memahami sejarah olahraga disabilitas di Indonesia dan dunia serta aturan perundangan-undangan yang terkait
- Mahasiswa mampu mengetahui, memahami, dan mendemontrasikan konsep dari sistem klasifikasi fisik di dunia olahraga disabilitas dan cabor unggilan di Indonesia
- Mahasiswa mampu mengetahui, memahami, dan mendemonstrasi proses klasifikasi pada atlet dengan impairment dasar klasifikasi fisik seperti: limb deficiency, leg length difference, impaired muscle power, short stature, Hypertonia, Ataxia, Athetosis cabang olahraga para badminton
- Mahasiswa mampu mengetahui, memahami, dan mendemonstrasikan manajemen fisioterapi tiap kondisi impairment pada para-athletes
Yang Kamu Pelajari
1. Kajian
AIK dalam para sport atau olahraga disabilitas
2. Sejarah
olahraga disabilitas di Indonesia dan dunia
3. Sistem
klasifikasi fisik di dunia olahraga disabilitas
4. Proses
klasifikasi fisik pada beberapa cabor unggulan di Indonesia
5. Proses
klasifikasi pada atlet dengan impairment dasar klasifikasi fisik seperti: limb
deficiency, leg length difference, impaired muscle power, short stature,
Hypertonia, Ataxia, Athetosis cabang olahraga para badminton
6. Proses
klasifikasi fisik pada cabang olahraga para table tennis
7. Proses
klasifikasi fisik pada cabang olahraga para-athletic
8. Proses
klasifikasi fisik pada cabang olahraga para swimmin
9. Proses
klasfikasi fisik pada cabang olahraga para power lifting
10. Program
fisioterapi pada problematika yang terjadi pada atlet dengan gangguan fisik
berupa limb deficiency
11. Program
fisioterapi pada problematika yang terjadi pada atlet dengan gangguan fisik berupa
leg length difference
12. Program
fisioterapi pada problematika yang terjadi pada atlet dengan gangguan fisik
berupa impaired muscle power
13. Program
fisioterapi pada problematika yang terjadi pada atlet dengan gangguan fisik
berupa short stature
14. Program
fisioterapi pada problematika yang terjadi pada atlet dengan gangguan fisik
berupa Hypertonia, Ataxia, Athetosis
Item Penilaian
Presensi : 5 %
UTS : 20 %
UAS : 35 %
Tugas Mandiri : 10 %
Tugas Kelompok : 10 %
Ujian Praktikum : 20 %
Total : 100 %


