
Deskripsi
Capaian Pembelajaran
- Mahasiswa mampu menjelaskan arti, fungsi, dan proses manajemen serta pentingnya studi kelayakan bisnis sehingga dapat meramalkan permintaan pasar dengan metode yang benar dalam menentukan rencana penjualan.
- Mahasiswa mampu menganalisis aspek-aspek (meliputi: tehnik, manajemen, keuangan, ekonomi, hukum, dan amdal) yang mendukung analisis layak tidaknya sebuah bisnis/ proyek.
- Mahasiswa mampu melakukan kerja sama secara individu maupun kelompok dalam memecahkan masalah manajerial dan mendesain perencanaan bisnis studi kelayakan dan mengevaluasinya.
Yang Kamu Pelajari
1. Pengantar Studi Kelayakan Bisnis
Mahasiswa diperkenalkan pada konsep dasar studi kelayakan bisnis, termasuk pengertian, tujuan utama, serta perbedaannya dengan analisis bisnis biasa. Dibahas pula fungsi studi kelayakan dalam membantu pengambilan keputusan investasi dan pengelolaan risiko.
2. Desain Studi Kelayakan & Aspek-Aspek Penilaian
Fokus pada penyusunan desain studi kelayakan yang komprehensif. Materi mencakup lembaga yang membutuhkan studi kelayakan, alat analisis, kerangka kerja penilaian, serta kriteria umum untuk menilai kelayakan proyek.
3. Aspek Pasar (Bagian 1): Konsep dan Peramalan
Mempelajari konsep dasar analisis pasar, prosedur peramalan permintaan, serta berbagai metode kuantitatif seperti time series dan regresi-korelasi. Mahasiswa berlatih menggunakan data historis untuk meramalkan potensi pasar.
4. Aspek Pasar (Bagian 2): Strategi dan Dinamika
Pembahasan strategi bisnis dalam menghadapi persaingan, penurunan harga, serta strategi pesaing kecil. Juga dikaji penggunaan marketing mix dan efektivitasnya sepanjang siklus hidup produk.
5. Aspek Teknis dalam Studi Kelayakan
Materi membahas aspek teknis proyek bisnis seperti pemilihan lokasi, luas produksi, dan perencanaan layout. Mahasiswa mempelajari alat analisis teknis yang digunakan untuk mengoptimalkan efisiensi produksi dan operasi.
6. Aspek Manajemen
Mengulas peran manajemen dalam merancang, melaksanakan, dan mengawasi jalannya proyek bisnis. Fokus pada perencanaan pelaksanaan proyek serta pengelolaan operasional sehari-hari.
7. Aspek Keuangan (Bagian 1): Dasar Analisis Keuangan
Pembahasan mengenai kebutuhan dan sumber pendanaan, serta cara menyusun aliran kas proyek bisnis. Mahasiswa diperkenalkan pada prinsip dasar analisis finansial dalam menilai kelayakan usaha.
8. Aspek Keuangan (Bagian 2): Penilaian Investasi
Mengulas konsep nilai waktu uang serta berbagai metode penilaian investasi (NPV, IRR, Payback Period, dan lainnya). Dibahas pula kelebihan dan kelemahan tiap metode serta analisis risiko investasi.
9. Aspek Keuangan (Bagian 3): Biaya Modal
Fokus pada biaya modal individual, biaya modal rata-rata tertimbang (WACC), serta alternatif penilaian proyek menggunakan adjusted NPV. Mahasiswa memahami pentingnya biaya modal sebagai dasar keputusan investasi.
10. Keterbatasan Dana dan Hubungan Antar Proyek
Membahas kondisi ketika dana investasi terbatas, sehingga perusahaan harus memilih proyek yang paling menguntungkan. Dikenalkan konsep proyek kontinjensi, proyek saling meniadakan, serta analisis prioritas.
11. Aspek Ekonomi
Menjelaskan perbedaan analisis ekonomi dan analisis keuangan. Mahasiswa mempelajari konsep surplus konsumen dan produsen, manfaat sosial-ekonomi dari proyek, serta kriteria tambahan dalam investasi berorientasi publik.
12. Aspek Lingkungan Hidup
Fokus pada peran lingkungan dalam studi kelayakan bisnis. Dibahas sejarah dan perkembangan analisis dampak lingkungan, konsep AMDAL, serta regulasi terkait di Indonesia.
13. Laporan Studi Kelayakan Bisnis
Mahasiswa belajar menyusun laporan studi kelayakan yang terstruktur dan komprehensif. Dibahas format, isi laporan, serta penyajian hasil analisis agar dapat digunakan oleh pihak pengambil keputusan.
14. Analisis Kelayakan untuk Proyek Internasional
Pertemuan terakhir membahas faktor-faktor khusus dalam studi kelayakan proyek internasional, termasuk risiko global, perbedaan regulasi, adaptasi strategi bisnis, dan contoh studi kasus internasional.
Prasyarat Pengetahuan Sebelumnya
Item Penilaian
- UAS = 40%
- UTS = 30%
- Tugas = 20%
- Presensi = 10%


