Deskripsi
Capaian Pembelajaran
Yang Kamu Pelajari
Item Penilaian

Deskripsi

Mata kuliah Metode Riset Al-Qur’an dan Tafsir membahas konsep, pendekatan, dan teknik penelitian yang digunakan dalam kajian Al-Qur’an dan Tafsir. Mahasiswa akan mempelajari berbagai metode penelitian, baik kualitatif maupun kuantitatif, serta pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan ilmu tafsir dengan bidang lain seperti ilmu sosial, humaniora, dan sains. Selain itu, mata kuliah ini juga membekali mahasiswa dengan keterampilan dalam analisis teks, studi komparatif tafsir, serta penyusunan karya ilmiah yang sesuai dengan standar akademik dan etika penelitian.

Capaian Pembelajaran

  • Mahasiswa memahami konsep dasar dan paradigma riset al-Qur’an dan tafsir
  • Mahasiswa mampu membedakan metode dan pendekatan tafsir dalam penelitian
  • Mahasiswa mampu menganalisis struktur dan desain riset tafsir
  • Mahasiswa mampu menyusun rancangan proposal riset berbasis kajian tafsir
  • Mahasiswa mampu mempresentasikan rancangan riset secara ilmiah dan komunikatif

Yang Kamu Pelajari

1) Pengantar Metode Riset Al-Qur’an dan Tafsir, 2) Jenis dan Pendekatan dalam Penelitian Al-Qur’an dan Tafsir, 3) Sumber Data dalam Penelitian Al-Qur’an dan Tafsir, 4) Metode Kualitatif dalam Studi Tafsir, 5) Metode Kuantitatif dalam Studi Tafsir, 6) Metode Historis dalam Studi Tafsir, 7) Pendekatan Interdisipliner dalam Tafsir, 8) Metode Analisis Teks dalam Studi Tafsir, 9) Kajian Tafsir Maudhu’i dan Aplikasinya dalam Riset, 10) Kritik Tafsir dan Validasi Data dalam Penelitian, 11) Etika Penelitian dalam Studi Al-Qur’an dan Tafsir, 12) Menyusun Proposal Penelitian Tafsir, 13) Studi Kasus Penelitian Tafsir, 14) Evaluasi dan Ujian Akhir

Item Penilaian

Komponen penilaian dalam mata kuliah Metode Riset Al-Qur’an dan Tafsir dirancang untuk mencerminkan pencapaian pembelajaran dari aspek sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus.

Pertama, kehadiran dan partisipasi aktif memiliki bobot 10% untuk menilai kedisiplinan dan keterlibatan mahasiswa dalam diskusi kelas, dengan kehadiran minimal 80% serta kontribusi dalam forum ilmiah seperti memberikan tanggapan kritis dan pertanyaan substantif.

Kedua, tugas rutin mingguan berupa resume, catatan riset, atau refleksi metodologis diberi bobot 15%, guna mengukur kemampuan mahasiswa memahami pendekatan-pendekatan riset al-Qur’an dan tafsir serta mengaitkannya dengan konteks sosial, akademik, dan nilai-nilai Qur’ani.

Selanjutnya, tugas tengah semester berupa analisis rancangan penelitian tafsir diberikan bobot 20%. Tugas ini menilai kemampuan mahasiswa dalam merancang struktur riset yang melibatkan metode tafsir (tematik, historis, sosiologis, dsb.), menyusun rumusan masalah, kerangka teori, dan pendekatan interdisipliner secara logis dan argumentatif.

Penyusunan proposal riset ilmiah diberi bobot 20%, dengan fokus penilaian pada kejelasan tujuan penelitian, kesesuaian metode, sistematika penulisan, serta kemampuan mengintegrasikan pendekatan tafsir ke dalam desain riset yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Untuk membentuk kesadaran etika riset, mahasiswa juga dinilai dari pengelolaan referensi dan penggunaan perangkat akademik (Zotero, Mendeley, atau lainnya) sebesar 10%, termasuk akurasi sitasi dan orisinalitas karya sebagai bagian dari upaya pencegahan plagiarisme.

Presentasi kelompok diberi bobot 15% dan bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan mahasiswa menjelaskan rancangan riset atau studi pustaka tentang tafsir dengan pendekatan ilmiah secara komunikatif, kolaboratif, dan terstruktur.

Terakhir, ujian akhir dalam bentuk portofolio proposal riset final atau ujian tulis diberikan bobot 10%, untuk mengukur pemahaman menyeluruh mahasiswa terhadap prinsip-prinsip metodologi penelitian dalam kajian al-Qur’an dan tafsir.

Seluruh komponen penilaian ini dirancang untuk membentuk kompetensi riset Qur’ani yang ilmiah, sistematis, reflektif, dan etis, sesuai dengan profil lulusan magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.