Deskripsi
Capaian Pembelajaran
Yang Kamu Pelajari
Item Penilaian

Deskripsi

Mata kuliah ini membahas secara komprehensif metodologi tafsir Al-Qur'an yang digunakan oleh organisasi Islam Muhammadiyah, termasuk prinsip-prinsip, pendekatan epistemologis, dan karakteristik khas tafsirnya. Kajian difokuskan pada bagaimana Muhammadiyah memahami wahyu secara rasional dan kontekstual dalam menjawab tantangan sosial-keagamaan modern. Mahasiswa juga akan mengeksplorasi karya-karya tafsir utama yang dihasilkan oleh tokoh Muhammadiyah, seperti tafsir Al-Azhar karya HAMKA dan tafsir-tulisan resmi Majelis Tarjih. Dengan pendekatan historis dan analitis, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi kontribusi khas Muhammadiyah dalam pengembangan tafsir tematik, integrasi ilmu-ilmu modern, serta pembaruan pemikiran keislaman di Indonesia.

Capaian Pembelajaran

  • Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik metode tafsir Muhammadiyah.
  • Mahasiswa mampu memahami konteks ideologis dan metodologis dari manhaj tafsir Muhammadiyah.
  • Mahasiswa mampu menganalisis karya tafsir tokoh Muhammadiyah secara kritis dan komparatif.
  • Mahasiswa mampu mengkaji isu kontemporer dengan pendekatan tafsir ala Muhammadiyah.
  • Mahasiswa mampu menghasilkan tulisan akademik berbasis manhaj tafsir Muhammadiyah.

Yang Kamu Pelajari

1) pengantar umum mengenai ruang lingkup, tujuan, dan urgensi kajian metode tafsir dalam konteks organisasi keislaman, khususnya Muhammadiyah, 2) sejarah lahirnya Muhammadiyah, termasuk latar belakang sosial-keagamaan yang mendorong KH Ahmad Dahlan menggagas gerakan tajdid (pembaruan), yang menjadi fondasi dari manhaj tafsir Muhammadiyah, 3) prinsip-prinsip dasar tafsir dalam Muhammadiyah, yang menekankan pada pemurnian ajaran Islam melalui pendekatan yang tekstual tetapi juga kontekstual dan rasional, 4) pendekatan tematik (tafsir maudhu’i) sebagai ciri khas tafsir Muhammadiyah, 5) integrasi tiga pendekatan epistemologis: bayani, irfani, dan burhani dalam perspektif Muhammadiyah, serta bagaimana ketiganya digunakan secara selektif, 6) fokus diarahkan pada Majelis Tarjih dan Tajdid sebagai lembaga otoritatif dalam menafsirkan Al-Qur’an dan menyusun fatwa keagamaan berbasis ijtihad kolektif., 7 mahasiswa akan mengkaji tafsir Al-Azhar karya HAMKA secara mendalam, khususnya dalam hal metode penafsiran dan gaya bahasanya yang komunikatif dan naratif, 8) tema-tema sosial dan moral dalam tafsir Al-Azhar, termasuk nilai-nilai keadilan, empati, dan kemanusiaan, 9) tafsir ayat-ayat sains dan kemajuan dalam perspektif Muhammadiyah, 10) mahasiswa akan mengkaji hasil-hasil tafsir yang dihasilkan oleh Muhammadiyah melalui dokumen resmi seperti Himpunan Putusan Tarjih (HPT), Muktamar, dan fatwa Tarjih, 11) studi perbandingan antara metode tafsir Muhammadiyah dengan ormas lain seperti Nahdlatul Ulama dan Persis, 12) kajian beralih ke tantangan dan peluang dakwah serta penafsiran Al-Qur’an oleh Muhammadiyah di era digital, 13) forum presentasi mahasiswa, baik individu maupun kelompok, yang akan menyajikan studi kasus atau kajian tematik berdasarkan pendekatan tafsir Muhammadiyah.14) evaluasi keseluruhan, refleksi atas kontribusi manhaj Muhammadiyah dalam khazanah tafsir di Indonesia, serta kritik dan peluang pengembangan ke depan

Item Penilaian

No Skor Akhir Grade

1. Skor ≥ 77 A

2. 70 ≤ Skor ≤ 76 AB

3. 63 ≤ Skor ≤ 69 B

4. 56 ≤ Skor ≤ 62 BC

5 .50 ≤ Skor ≤ 55 C

6 .35 ≤ Skor ≤ 49 D

7 .Skor < 35 E