Mata kuliah Takhrij Hadis dan Tafsir merupakan mata kuliah yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai kajian hadis dan tafsir, khususnya dalam mengidentifikasi keabsahan hadis serta memahami tafsir yang relevan dengan konteks teks-teks Al-Qur'an. Mata kuliah ini akan membahas berbagai metode dalam takhrij (penelusuran dan penilaian sanad serta matan hadis) yang digunakan untuk menentukan kualitas dan kredibilitas suatu hadis. Selain itu, mahasiswa juga akan mempelajari teknik-teknik tafsir yang digunakan untuk menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan merujuk pada berbagai sumber klasik dan modern, serta memahami hubungan antara hadis dan tafsir dalam memberikan interpretasi yang akurat terhadap ajaran Islam.

Kode
MQT3241333
Mata Kuliah
Takhrij Hadis Tafsir
3
SKS
Deskripsi
Capaian Pembelajaran
Yang Kamu Pelajari
Item Penilaian
Deskripsi
Mata kuliah Takhrij Hadis dan Tafsir merupakan mata kuliah yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai kajian hadis dan tafsir, khususnya dalam mengidentifikasi keabsahan hadis serta memahami tafsir yang relevan dengan konteks teks-teks Al-Qur'an. Mata kuliah ini akan membahas berbagai metode dalam takhrij (penelusuran dan penilaian sanad serta matan hadis) yang digunakan untuk menentukan kualitas dan kredibilitas suatu hadis. Selain itu, mahasiswa juga akan mempelajari teknik-teknik tafsir yang digunakan untuk menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan merujuk pada berbagai sumber klasik dan modern, serta memahami hubungan antara hadis dan tafsir dalam memberikan interpretasi yang akurat terhadap ajaran Islam.
Capaian Pembelajaran
- Mahasiswa dapat menganalisis dan membandingkan berbagai metode takhrij hadis yang digunakan untuk menilai keabsahan sanad dan matan hadis serta menerapkan kriteria validitas dalam konteks hadis.
- Mahasiswa dapat menganalisis hubungan antara hadis dan tafsir dalam menjelaskan ayat-ayat Al-Qur'an, serta mengidentifikasi bagaimana keduanya saling melengkapi dalam pemahaman ajaran Islam.
- Mahasiswa dapat menerapkan teknik-teknik tafsir seperti ilmu asbab al-nuzul, ilmu lughah, dan ilmu qiraat untuk menganalisis dan menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan tepat sesuai konteksnya.
- Mahasiswa dapat menyusun kajian tematik yang mengintegrasikan hadis dan tafsir dengan pendekatan ilmiah yang sistematik, serta mengaitkannya dengan isu-isu kontemporer dalam studi Islam.
- Mahasiswa dapat merancang dan mengembangkan proyek penelitian berbasis digital yang menggabungkan teknik takhrij hadis dan tafsir, dengan menggunakan teknologi informasi untuk menganalisis dan memvisualisasikan data hadis serta tafsir.
Yang Kamu Pelajari
1. Pengantar Studi Hadis dan Tafsir, 2. Metode Takhrij Hadis: Konsep dan Sejarah, 3. Penelitian Sanad dan Matan Hadis, 4. Perbandingan Madzhab Hadis dalam Takhrij, 5. Metode Tafsir: Klasik dan Kontemporer, 6. Alat dan Teknik dalam Menafsirkan Al-Qur'an, 7. Hubungan Hadis dan Tafsir dalam Menafsirkan Al-Qur'an, 8. Tafsir Tematik dan Aplikasi dalam Studi Hadis, 9. Evaluasi dan Validasi Tafsir Hadis, 10. Hadis dan Tafsir di Era Digital: Penggunaan Database dan Sumber Daya Online, 11. Tafsir Hadis dan Perkembangan Aplikasi AI, 12. Penerapan Metodologi Hadis dalam Penelitian Akademik, 13. Studi Kasus: Tafsir dan Hadis dalam Kontroversi Keagamaan, 14. Proyek Mandiri: Penulisan Kajian Takhrij Hadis dan Tafsir Tematik.
Item Penilaian
Komponen penilaian dalam mata kuliah Takhrij Hadis dan Tafsir dirancang untuk menilai pencapaian pembelajaran dari aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan analitis dalam studi hadis dan tafsir. Kehadiran dan partisipasi aktif sebesar 10% menilai keterlibatan mahasiswa dalam diskusi kelas, kehadiran minimal 80%, serta kontribusi dalam kegiatan ilmiah, seperti membahas topik-topik terkait takhrij hadis dan tafsir.
Tugas mingguan berupa refleksi atau resume terkait kajian hadis dan tafsir diberikan bobot 15%, yang bertujuan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam merangkum materi kuliah dan menghubungkannya dengan referensi hadis serta tafsir yang relevan. Tugas tengah semester berupa penulisan analisis perbandingan metode takhrij hadis dalam dua madzhab atau aliran pemikiran diberi bobot 20%. Tugas ini mengukur kemampuan mahasiswa untuk membandingkan pendekatan yang berbeda dalam menilai validitas hadis dan dampaknya terhadap pemahaman teks.
Esai ilmiah berbasis kajian tematik hadis dan tafsir dengan bobot 20% bertujuan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam menyusun kajian yang menggabungkan hadis dan tafsir berdasarkan tema tertentu, dengan penekanan pada orisinalitas, argumentasi, dan pemanfaatan referensi yang tepat. Penggunaan perangkat lunak untuk penelitian hadis, seperti perangkat digital atau database hadis, dinilai sebesar 10%, yang mencakup keterampilan mahasiswa dalam memanfaatkan alat digital untuk penelusuran hadis yang sahih serta pengelolaan data dengan menggunakan perangkat seperti Zotero atau Mendeley.
Presentasi proyek kelompok diberi bobot 15%, untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam mempresentasikan kajian tematik hadis dan tafsir secara kolaboratif dan komunikatif, termasuk pengaplikasian teknik analisis kritis dan pemanfaatan visualisasi data. Terakhir, ujian akhir sebesar 10% dilaksanakan dalam bentuk portofolio atau ujian tertulis untuk mengukur pemahaman komprehensif mahasiswa terhadap teknik takhrij hadis, metodologi tafsir, dan keterkaitannya dalam memecahkan masalah keagamaan serta pemanfaatan teknologi dalam kajian hadis dan tafsir

Jl. A. Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah 57169 Indonesia
Informasi Lainnya
© Copyright 2026 - Universitas Muhammadiyah Surakarta

