
Deskripsi
Dengan mempelajari mata kuliah ini, secara garis besar mahasiswa
diharapkan mempunyai kemampuan mendeskripsikan dan menganalisis hakikat
pendidikan dan tujuan umum pendidikan dalam perspektif Islam dengan
mempertimbangkan hakikat manusia sebagai subjek pendidikan, hakikat masyarakat
dan alam sebagai lingkungan peserta didik, serta hakikat pengetahuan dan nilai
sebagai kandungan pendidikan. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu
mendeskripsikan dan menganalisis hakikat dan tujuan umum pendidikan berdasarkan
perspektif aliran/tokoh Filsafat Islam. Mata kuliah disajikan melalui strategi:
presentasi, diskusi, dan tugas-tugas.
Keberhasilan belajar mahasiswa dinilai melalui penilaian acuan patokan
(PAP) yang meliputi unsur-unsur
kehadiran, tugas-tugas, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester.
Capaian Pembelajaran
- Mahasiswa mampu menjelaskan Filsafat Pendidikan Islam sebagai disiplin ilmu dan kedudukannya dalam sistem pendidikan
- Mahasiswa mampu menjelaskan masalah-masalah dasar prasyarat untuk menemukan hakikat dan tujuan umum pendidikan dalam perspektif Islam
- Mahasiswa mampu mengonsepkan rumusan hakikat dan tujuan umum pendidikan dalam perspektif Islam berbasis hakikat manusia, masyarakat, alam, pengetahuan, dan/atau nilai
- Mahasiswa mampu mengorganisasikan pandangan filosof Muslim klasik (mewakili aliran dalam Filsafat Islam) tentang hakikat dan tujuan umum pendidikan (minimal berbasis hakikat manusia)
- Mahasiswa mampu mengorganisasikan pandangan filosof Muslim Modern tentang hakikat dan tujuan umum pendidikan (minimal berbasis hakikat manusia)
Yang Kamu Pelajari
Konsep
sistem pendidikan (pendekatan masukan-proses-keluaran), tujuan dan profil
lulusan program studi PAI, posisi FPI dalam kurikulum program studi PAI, dan
posisi FPI dalam Sistem Pendidikan makro.
2)
Filsafat Pendidikan Islam sebagai disiplin ilmu: objeknya, metodenya,
dan jenis-jenisnya.
3)
Masalah-masalah dasar sebagai prasyarat bagi kajian objek FPI: hakikat
manusia, masyarakat, alam, pengetahuan, dan fungsi nilai dalam perspektif
Islam.
4)
Hakikat pendidikan dalam perspektif Islam.
5)
Tujuan umum pendidikan dalam perspektif Islam.
6)
Pemikiran pendidikan aliran Peripatetik (Ibn Sina), aliran Hermetik
Petagorean (Ikhwanus Shafa), aliran Iluminasionis (Suhrawardi), aliran Teosofi
Transendental (Mulla Sadra) dan aliran Filsafat Sosial (Ibn Khaldun), serta
relevansinya dengan problema kontemporer.
7) Pemikiran
pendidikan kontemporer dari M. Iqbal, Ismail Al-Faruqi, dan M. Naquib al-Attas
Item Penilaian


