Karier Perdana di PT Wijaya Karya
Kiprah Oka sebagai PNS
Warnai Perkuliahan dengan Prestasi
Terus Memupuk Mimpi

Berhasil dinyatakan sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3.86 dalam masa studi 3.4 tahun nampaknya menjadi sanjungan yang terkenang dalam ingatan Gradia Olfactra Ilokana. Oka, sapaan akrabnya, adalah alumni Civil Engineering International Class UMS 2018. Meski pernah memeluk predikat lulusan terbaik di masanya, Oka menampik bahwa dirinya adalah tipikal mahasiswa yang gila belajar. 

Karier Perdana di PT Wijaya Karya

Usai lulus dari UMS, Oka mencoba peruntungan pertama di PT Wijaya Karya (WIKA), salah satu perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang konstruksi dan bangunan. Nasib baik memang berpihak kepadanya. Tepat sebulan setelah wisuda, Oka berhasil mendapatkan jabatan sebagai staf engineering pada Divisi Luar Negeri (DLN). 

"Jabatan yang saya dapatkan pertama kali in line dengan ilmu dan program studi yang saya tempuh selama kuliah sarjana," jelas pria kelahiran Klaten itu.

Merasa mendapatkan jabatan strategis, Oka berkesempatan menggarap proyek-proyek luar negeri seperti di Mauritania, Nigeria, Myanmar, Taiwan, Malaysia, Timor Leste, dan lainnya. Meski tak langsung terjun ke lapangan, kontribusi Oka terhadap pengembangan infrastruktur dan kerja sama internasional membawa dampak positif baik bagi karier pribadinya maupun proyek-proyek yang diembannya. Kendati begitu, hasrat Oka untuk melanjutkan studi magister terbayang-bayang ketika perjalanan kariernya di PT WIKA hampir menginjak tiga perempat tahun.

"Ayah saya seorang dokter spesialis bedah digestif, sedangkan ibu seorang PNS. Keduanya sangat mendukung, membimbing, memfasilitasi semua kebutuhan dan pendidikan saya. Dan tepat di bulan Januari 2019, saya diterima di Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, ITB. Di mana saya harus resign dari PT WIKA di bulan kesembilan," sambungnya.

Kiprah Oka sebagai PNS

Kini, Oka menempuh karier keduanya di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai Internal Auditor yang kedudukannya berada dalam Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP). Kesibukan yang digeluti sehari-hari tak membawanya jauh dari tugas penjaminan kualitas (quality assurance) yang terdiri dari audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan pengawasan (asistensi, pelatihan, hingga fasilitatif). 

Semua bermula ketika Oka memberanikan diri mendaftar CPNS di tahun 2021. Begitu lolos CPNS, ia harus menjalani masa prajabatan selama satu tahun. “Setelahnya, saya menjalani tugas sebagai Monitoring, Evaluation, and Reporting Analyst, yang tak lain adalah jabatan jembatan hingga saya diklat. Dan saat semua persyaratan pengangkatan PNS telah terpenuhi, barulah saya dilantik secara resmi sebagai Internal Auditor.”

Warnai Perkuliahan dengan Prestasi

Terlalu banyak momen yang terbesit di kepala Oka saat kami melontarkan pertanyaan seputar dunia perkuliahan. Ia mengaku bahwa masa-masa kuliah dilalui dengan normal layaknya anak muda yang murni menuntut ilmu dan mencari pengalaman berorganisasi.

“Selain disibukkan dengan perkuliahan, saya bergabung dalam komunitas CUBE (Civil Engineering Unity for Building Innovation and Creativity) UMS dengan maksud mengasah keterampilan, membangun jejaring sekaligus mengembangkan ilmu pengetahuan.”

Bergabung dalam CUBE membuat pria berkacamata itu meneguhkan hati untuk menguji kompetensinya dengan bersaing di beberapa perlombaan nasional. Waktu itu, Oka dan dua rekannya dari program studi yang sama berhasil menjuarai kompetisi Inovasi Beton Mutu Tinggi. 

“Inovasi yang dibuat bertujuan untuk meminimalisir penggunaan semen. Lantas kami memutar otak agar limbah dapat dipakai sebagai bahan pengganti semen. Sebenarnya, lomba itu kami persiapkan untuk event yang lebih besar, yakni PIMNAS. Kami mengemasnya dengan tajuk “Optimalisasi Superplasticizer Master Glenium SKY 8614 dengan Bahan Tambah Fly Ash, Slag Baja, dan Silica Fume untuk Beton Mutu Tinggi”. Dan lagi-lagi nasib baik menyertai, sebab kami bertiga dinyatakan lolos PIMNAS dan berkesempatan belajar banyak hal baru di PT ternama.”

Tepat tiga tahun empat bulan berkuliah di UMS membuat Oka akrab dengan banyak dosen. Hal ini bermula dari ketekunannya sebagai asisten dosen pada mata kuliah Bahasa Pemrograman, Mekanika Fluida, dan Manajemen Konstruksi. Sejenak, perbincangan kami mulai memaksa Oka berlari mundur mengingat beberapa dosen yang begitu berjasa dalam hidupnya. Mereka adalah Muhammad Ujianto, S.T., M.T., Anto Budi Listyawan, S.T., M.Sc., dan Budi Setiawan, S.T., M.T.

“Masing-masing dosen Teknik Sipil mengukir ingatan baik di kepala saya. Dan kebetulan semua mata kuliah yang diajarkan di bangku perkuliahan sangat relate dengan pekerjaan saya sebagai seorang auditor. Objek pengawasannya adalah bangunan infrastruktur PUPR seluruh Indonesia, termasuk perencanaan dan pembangunan fisik yang ditangani oleh SDA, Bina Marga, Cipta Karya, dan lainnya. Hanya saja dosen yang saya sebutkan di awal merupakan dosen favorit, bahkan detik ini pun saya masih hafal nama lengkapnya.”

Terus Memupuk Mimpi

Meski tak menggilai buku-buku tebal di kampus, Oka sebetulnya adalah pribadi yang selalu menarget capaian dalam kehidupannya. Ia cukup konsisten memupuk setiap mimpinya dengan usaha, doa, dan keikhlasan. Puji syukur selalu menjadi ungkapan sederhana yang keluar dari bibirnya ketika satu target tercapai tepat waktu. 

“Menuju ambang usia 28, saya menyadari bahwa yang dijalani saat ini bukanlah titik kulminasi yang membuat saya berhenti bermimpi. Mulai dari mimpi meningkatkan karier, menambah ilmu, berkontribusi bagi bangsa dan negara hingga mengaktualisasikan ilmu yang didapat. Karena, the best human being is beneficial to others,” tutupnya dengan lugas.

Penulis: Genis Dwi Gustati

Editor: Al Habiib Josy Asheva

Ingin berkarier seperti Oka?

Berita Unggulan

image-featured
13 Juni 2026

Begadang jadi hobi mayoritas orang Indonesia. Penggunaan gawai diduga menjadi biang keladinya. Apa dampak begadang bagi tubuh manusia?

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
12 Juni 2026

Badal umroh menjadi ibadah yang kerap dilakukan untuk mewujudkan bakti kepada orang tua dan memenuhi nazar. Bagaimana pandangan Muhammadiyah mengenai ibadah ini?

image-featured
10 Juni 2026

Tim FEB UMS berdiskusi dengan perwakilan PPI Jepang. Bahas strategi branding destinasi wisata Indonesia agar semakin dikenal oleh masyarakat internasional, khususnya di Jepang.

sdgs-label
sdgs-badge

UMS Newsletter

Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.

Baca sajian tulisan berkualitas dalam rubrik unggulan ums.ac.id

icon

Penelitian

Artikel ilmiah populer dari penelitian dosen UMS.

icon

Teropong Jagat

Artikel mendalam dilengkapi infografik.

icon

Kiprah

Biografi dosen dan mahasiswa berprestasi di UMS.

icon

Cerita Alumni

Cerita alumni UMS dalam meniti kariernya.