Kerja Sama dengan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah
Menuju Fisioterapis yang Berstandar
Fakultas Ilmu Kesehatan UMS

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FIK UMS) Program Pendidikan Profesi Fisioterapi menyelenggarakan Upacara Sumpah Profesi Fisioterapis untuk Angkatan 6. Sumpah profesi dilangsungkan di Aula Hotel Swiss-Belinn Saripetojo Solo dengan menghadirkan Ketua Umum Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) Pusat, Parmono Dwi Putro, S.Ft., M.M. untuk memimpin pembacaan sumpah profesi, Selasa (31/1).

Dekan FIK UMS, Dr. Umi Budi Rahayu, S.Fis., F.Tr., M.Kes. mengatakan sumpah profesi ini merupakan syarat bagi para fisioterapis untuk menjalankan wewenang praktiknya. “Sebagai satu syarat nanti pada saat ingin melakukan profesinya, baik itu di rumah sakit maupun praktik mandiri, dan itu harus punya surat izin praktik fisioterapis,” terang Umi Budi Rahayu.

Sumpah profesi ini diikuti oleh 117 mahasiswa (114 mahasiswa dari Angkatan 6 dan 3 mahasiswa retaker dari Angkatan 5).

Kerja Sama dengan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah

Dalam kesempatan ini, Rektor UMS, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. juga menyampaikan bahwa UMS telah membuat kesepakatan dengan Majelis Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Pimpinan Wilayah Jawa Tengah untuk membuka bagian Fisioterapi, sehingga alumni Fisioterapi UMS bisa diserap, dan untuk peralatan medis rumah sakit didukung dari Institut Teknologi Sains dan Kesehatan PKU (ITS PKU) Muhammadiyah Surakarta.

Menanggapi kerja sama yang dipaparkan oleh Prof. Sofyan Anif, Umi Budi Rahayu berharap nantinya di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah ada bagian rehabilitasinya.

“Ke depan ini memang masih dalam wacana, tapi diharapkan mencapai itu, bahwa nanti rumah sakit – rumah sakit PKU akan ada rehabilitasinya. Di mana itu nanti power-nya lebih ke pelayanan fisioterapi,” ungkap Dekan FIK UMS.

Menuju Fisioterapis yang Berstandar

Setelah menjadi seorang fisioterapis, Ketua Program Profesi Fisioterapi UMS, Dwi Rosella Komalasari, M.Fis., Ph.D. berharap kepada para fisioterapis baru agar dapat membantu dan meningkatkan kesehatan di Indonesia.

“Harapannya hari ini sudah disumpah menjadi tenaga kesehatan fisioterapis, artinya mahasiswa itu akan kembali kepada masyarakat dan mampu melayani masyarakat dengan baik, yakni dengan upaya-upaya yang bisa dilakukan oleh fisioterapis yang berstandar dan professional, sehingga bisa membantu bangsa ini untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia,” harap Dwi Rosella. (Maysali/Humas)

Berita Unggulan

image-featured
14 Juni 2026

Mahasiswa akan akan ditempatkan di 56 desa dan 65 Pimpinan Ranting Muhammadiyah yang tersebar di Kecamatan Kartasura, Baki, Gatak, Grogol, Mojolaban, dan Polokarto.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
23 Mei 2026

Berani ungkap isu sensitif, mahasiswa UMS angkat tema kebijakan alat kontrasepsi remaja dari sudut pandang orang tua.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
23 Mei 2026

Waham magis-mistis menjadi salah satu gejala yang dapat muncul pada pasien skizofrenia. Perlu pendekatan komunikasi terapeutik untuk menggali masalah pada pasien dengan gangguan jiwa.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge

UMS Newsletter

Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.

Baca sajian tulisan berkualitas dalam rubrik unggulan ums.ac.id

icon

Penelitian

Artikel ilmiah populer dari penelitian dosen UMS.

icon

Teropong Jagat

Artikel mendalam dilengkapi infografik.

icon

Kiprah

Biografi dosen dan mahasiswa berprestasi di UMS.

icon

Cerita Alumni

Cerita alumni UMS dalam meniti kariernya.