Program Profesi Ners FIK Universitas Muhammadiyah Surakarta melaksanakan upacara pengambilan sumpah Ners Angkatan XXIV dengan peserta sumpah sebanyak 73 orang. Sumpah kali ini diadakan secara luring di Auditoirum Moh. Djazman. Meskipun kasus Covid-19 di Indonesia sudah melandai, namun semua peserta, tamu undangan, serta panitia tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketat, seperti: penggunaaan masker dan sarung tangan, pengecekan suhu sebelum memasuki ruangan, serta tersedianya tempat cuci tangan otomatis atau hand sanitazer di setiap sudut ruangan.
Ketua Program Profesi Ners, Vinami Yulian, S.Kep., Ns., M.Sc., Ph.D. melaporkan sebanyak 73 orang lulusan memperoleh predikat cumlaude dengan rata-rata IPK kelas sebesar 3.97. Bahkan, terdapat 20 lulusan dengan IPK 4.0.
3 Lulusan Terbaik
- Erdiana Isnaini Ferlinda dari Boyolali
- Nurul Maulifatil Jannah dari Semarang
- Kharisma Putri Mahanani dari Sukoharjo
Pesan dari Dekan FIK dan Rektor
Pembacaan naskah sumpah yang diikuti peserta dipimpin oleh Ketua DPW PPNI Profesi Jawa Tengah, Ibu Kurnia Yuliastuti, S.Kep., Ns., M.Kep. Prosesi sumpah tersebut juga didampingi oleh rohaniwan Islam maupun agama lainnya sesuai dengan keyakinan yang dianut oleh peserta sumpah.
Dekan FIK UMS, Dr. Umi Budi Rahayu, S.Fis., Ftr., M.Kes. memberikan sambutan agar lulusan ners terus tetap mengingat almamater jika telah berhasil dan sukses serta memajukan almamater, khususnya di bidang keperawatan. Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. turut hadir di auditorium dan memberikan sambutan.
Prof. Sofyan Anif menyampaikan UMS telah melakukan kerja sama di luar negeri, khususnya cabang Korea yang akan mulai dibuka bulan Agustus 2023. Program studi keperawatan menjadi salah satu prodi yang diunggulkan di UMS, serta lulusan keperawatan juga banyak dibutuhkan di kawasan Timur Tengah.
“Kelebihan perawat di Indonesia adalah unggul dengan kesabarannya dan memiliki norma dalam hatinya untuk merawat orang tua,” pungkas Rektor UMS itu.
Dia berharap agar lulusan ners jangan lupa terhadap almamaternya, selalu meng-update ilmu keperawatan dan mengembangkan diri serta pengetahuan IPTEK. Salah satu tanda SDM unggul, yaitu SDM yang responsif. Responsif terhadap kemajuan IPTEK dan zaman. Terakhir, ia mengucapkan selamat kepada lulusan ners, berterima kasih sebesar-besarnya pada semua pihak yang terlibat, terutama pihak rumah sakit sebagai yang menjadi mitra tempat praktik mahasiswa, serta berikan apresiasi kepada kader ners di UMS yang berasal dari luar Jawa berupa beasiswa untuk mengabdi di Indonesia Timur.
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







