Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan komunitas Solo Documenter (SODOC) menggelar acara Nonton Bareng Film Dokumenter bertajuk SODOC Goes to Campus. Acara ini bertempat di Studio Televisi Ilmu Komunikasi FKI UMS, Rabu (12/10/2022).
Ada dua film yang ditayangkan pada sesi ini, yaitu film dokumenter berjudul “Bodyguard” karya Adinda Yayank Dwirana dan film dokumenter berjudul “Golput” karya Rasyid Faqih. Acara nonton film tersebut dihadiri oleh dosen-dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS. Selama pemutaran film berlangsung, penonton terlihat menikmati alur cerita kedua film yang ditayangkan.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UMS, Sidiq Setiawan, M.I.Kom. mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari tim SODOC ke Prodi Ilmu Komunikasi UMS. Ia menambahkan ke depannya SODOC dengan Prodi Ilmu Komunikasi UMS bisa melakukan kerja sama lainnya untuk memberi wawasan baru bagi mahasiswa.
“Kami ucapkan terima kasih sudah mau berkunjung ke prodi kami. Semoga para mahasiswa sadar bahwa kita bisa menyampaikan aspirasi melalui sebuah film,” ungkapnya.
Road Show SODOC
Sementara perwakilan dari SODOC, Eva Aisyah Purnadia menyebutkan road show SODOC kali ini untuk menyosialiasikan kegiatan besar mereka, yakni “Solo Documentary Film Festival 2022.”
Rencananya festival film dokumenter tersebut akan dilakukan pada tanggal 26-29 Oktober 2022 di Rumah Banjarsari, Kota Surakarta. Eva menyebutkan festival tersebut terbuka untuk umum dan gratis.
Eva juga mengucapkan terima kasih kepada Prodi Ilmu Komunikasi UMS yang telah memberikan kesempatan bagi timnya untuk melakukan road show. Ia mengaku terkesan dengan penyambutan dari para dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS.
“Terima kasih kami (SODOC) sudah diberikan kesempatan memutarkan film kami di sini (Ilmu Komunikasi UMS). Kami sangat senang sekali, acara bisa berjalan lancar,” ungkap Eva.
Kesan dari Mahasiswa Ilmu Komunikasi
Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS, Dani Aprilia merasa kagum dengan kedua film dokumenter tersebut. Menurutnya, isu yang diangkat dalam kedua film tersebut sangat bersinggungan dengan kondisi masyarakat saat ini.
“Khususnya bagi saya, untuk film Golput sangat menegangkan sekali. Filmnya keren, sukses terus untuk SODOC,” paparnya.
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







