Tim mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang menamai dirinya “Rangers Bumi”, menggelar kampanye aksi memilah sampah di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Gonilan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat hingga Sabtu, (13-14/12/2024). 

Ketua tim Umda Garit Artiar mengatakan acara ini merupakan bagian dari praktik mata kuliah Kampanye Public Relations. Umda mengatakan program kampanye Rangers Bumi merupakan kegiatan positif untuk membentuk generasi muda yang peduli terhadap lingkungan sejak dini.

Rangers Bumi menyasar peserta anak usia 6 sampai 12 tahun. Menurut Umda, anak-anak dipilih karena mereka adalah harapan untuk merawat masa depan bumi yang lebih bersih dan sehat. Para peserta akan mempelajari cara membuang sampah, memilah sampah berdasarkan jenisnya, hingga dampak buruk jika sampah tidak dikelola dengan baik.

“Kegiatan Kampanye Rangers Bumi merupakan aksi dari penyadaran dan perubahan perilaku dimulai sejak dini seperti pada slogan ‘Sampah Dipilah Bumi Ceria, Rangers Bumi Muda Selamatkan Dunia’ sebagai upaya mewujudkan sikap yang positif disertai kesadaran lingkungan,” kata Umda, Sabtu (21/12/2024).


Para murid MIM Gonilan tampak antusias mengikuti gelar karya pada Sabtu (14/12/2024). Dok. Humas UMS

Kegiatan ini diikuti kurang lebih 150 peserta dari kelas 4 hingga 6 MIM Gonilan, Kartasura. Seluruh peserta tampak antusias berpartisipasi dalam kegiatan pilah sampah juga gelar karya.

“Kami percaya bahwa edukasi lingkungan seperti ini akan menciptakan kebiasaan baik yang berkelanjutan. Dimulai dari hal-hal sederhana di sekitar mereka,” tegasnya.

Tim Rangers Bumi memberikan edukasi melalui pendekatan interaktif. Mulai dari sosialisasi hingga aksi terjun lapangan untuk mengumpulkan sampah. Sampah kemudian dipilah sesuai kategori. Para murid kemudian membuang sampah dengan tertib.

Kegiatan hari kedua mencakup gelar karya. Para murid memanfaatkan limbah sampah anorganik, seperti botol, kertas, dan kardus. Di akhir sesi, Rangers Bumi menekankan pentingnya memilah sampah untuk menjaga bumi secara berkelanjutan.

“Dengan demikian perlu dicermati bahwa semakin kita sadar dengan lingkungan akan membuat kita semakin menyadari bahwa bumi perlu untuk saling menjaga untuk kehidupan yang lebih baik,” jelas Umda.

Kepala Sekolah MIM Gonilan, Iswan Tutik, dalam wawancara dengan tim Rangers Bumi menyatakan rasa antusias pada kegiatan kampanye ini.

“Kegiatan pilah sampah ini penting untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan dan juga mengingatkan kembali kegiatan sekolah seperti sebelum wabah Covid-19, di mana sekolah menjadi sekolah adiwiyata saat itu,” ujar Iswan.


Penulis: Fika

Editor: Gede 

Karya Mahasiswa

image-featured
26 Mei 2026

DentAware karya mahasiswa FKG UMS diperkaya lima fitur skrining berbasis AI. Mendeteksi masalah gigi dan mulut secara cepat dan praktis.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
17 April 2026

Tanaman belukar yang tumbuh liar rupanya dapat digunakan sebagai bahan pewarna alami pada wastra. Idenya lahir dari keprihatinan akan cemaran pewarna tekstil pada lingkungan.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
12 Desember 2025

Degsalture menjadi detergen ramah lingkungan yang ditawarkan mahasiswa UMS. Menggabungkan bahan alami dengan formulasi pembersih yang aman bagi air dan kulit.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge

UMS Newsletter

Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.

Baca sajian tulisan berkualitas dalam rubrik unggulan ums.ac.id

icon

Penelitian

Artikel ilmiah populer dari penelitian dosen UMS.

icon

Teropong Jagat

Artikel mendalam dilengkapi infografik.

icon

Kiprah

Biografi dosen dan mahasiswa berprestasi di UMS.

icon

Cerita Alumni

Cerita alumni UMS dalam meniti kariernya.