Dalam upaya meningkatkan kepedulian lingkungan di kalangan generasi muda, tim mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama komunitas Gorong-gorong Solo melakukan aksi membersihkan anak sungai Kali Pepe, Kadipiro, Surakarta, Sabtu (07/12). Kegiatan yang mengangkat tema “Resik Ati, Resik Kali!” ini dilaksanakan sebagai bagian dari tugas akhir mata kuliah Kampanye Public Relations.

Kampanye sosial ini berawal dari kekhawatiran akan risiko banjir saat musim penghujan tiba, khususnya di daerah Solo Raya. Kondisi tersebut mendorong Tim Calliasri untuk menggagas aksi bersih sungai sebagai bentuk pencegahan sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan ekosistem sungai.

Ketua Tim Calliasri, Adrian, menjelaskan kampanye ini merupakan bentuk sinergi antara mahasiswa dan komunitas. “Memasuki musim penghujan, kami melihat masih banyak sampah yang berpotensi menyumbat aliran sungai. Dari situ kami berinisiatif membuat kampanye “Resik Ati, Resik Kali!” agar aksi pembersihan ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga menumbuhkan kepedulian bersama,” ujarnya.

Antusias masyarakat terlihat dari 50 relawan yang mengikuti kegiatan. Selama 2,5 jam membersihkan anak sungai, peserta dan komunitas berhasil membersihkan sampah dan batang bambu yang tersebar di area sungai. Pembersihan ini diharapkan dapat mencegah penyumbatan aliran air khususnya saat musim hujan.

Rio, selaku ketua komunitas Gorong-gorong Solo, berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Semoga kita bisa bersinergi lagi kedepannya, mari kita jaga dan rawat bersama-sama sungai kita” ujarnya.

Tim Calliasri dan Komunitas Gorong-gorong usai menggelar kampanye “Resik Ati, Resik Kali!”, 7 Desember 2025. Dok.Pribadi

Sementara itu, Dewan Pembina Tim Komunitas Gorong-gorong Solo, Toyib, turut menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang diselenggarakan oleh tim Calliasri. “Giat kali ini sangat istimewa karena dibantu oleh adik-adik mahasiswa UMS dari Tim Calliasri, sehingga acara berjalan lancar dan cepat,” katanya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Ilmu Komunikasi UMS tidak hanya memberikan pemahaman teoritis kepada mahasiswa, tetapi juga mendorong keterlibatan dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Melalui aksi bersih sungai ini, Tim Calliasri berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli terhadap lingkungan.

Selain itu, Lurah Kadipiro, Arif Budiman menyampaikan rasa terima kasihnya. “Saya berterima kasih kepada mahasiswa UMS, khususnya Tim Calliasri, karena telah melakukan pembersihan sungai dari sampah dan barongan bambu yang dapat berpotensi menyebabkan banjir. Semoga kolaborasi seperti ini semakin diperkuat demi lingkungan yang lebih asri,” ungkapnya.


Penulis: Roselia Puspita Asri

Editor: Fika Annisa Sholihah

Berita Unggulan

image-featured
18 Juni 2026

Di tengah dunia yang bergerak serba cepat, overthinking kerap menghantui sejumlah generasi muda. MPQ UMS mengajak pemuda kembali ke Al-Qur’an sebagai penyejuk jiwa.

image-featured
18 Juni 2026

Qur’anic Fest kembali hadir untuk mencetak generasi muda berpaut pada Al-Qur’an. Menjadikan Al-Qur’an sebagai penyejuk jiwa di tengah jenuhnya dunia.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
16 Juni 2026

UMS Fun Run kembali hadir untuk menggalakkan hidup sehat dan memperkuat kebersamaan antarmasyarakat.

sdgs-label
sdgs-badge

UMS Newsletter

Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.

Baca sajian tulisan berkualitas dalam rubrik unggulan ums.ac.id

icon

Penelitian

Artikel ilmiah populer dari penelitian dosen UMS.

icon

Teropong Jagat

Artikel mendalam dilengkapi infografik.

icon

Kiprah

Biografi dosen dan mahasiswa berprestasi di UMS.

icon

Cerita Alumni

Cerita alumni UMS dalam meniti kariernya.