Tim Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil menorehkan prestasi di ajang Thailand Inventors' Day 2023 dengan menyabet 1 silver medal dan 2 bronze medal.
Ajang Internasional tersebut dilaksanakan pada 02-06 Februari 2023 yang berlangsung di Bangkok International Trade & Exhibition Centre (BITEC), Bangkok, Thailand.
Acara yang dikenal dengan sebutan Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation, and Technology Exposition (IPITEx) itu merupakan pameran penemuan terbesar di Thailand.
Persiapan Sebelum Lomba dan Inovasi yang Dikembangkan
Salah satu pemenang lomba, Hawangga Dhiyaul Fadly mahasiswa dari Pendidikan Teknik Informatika (PTI) menyampaikan persiapan dalam lomba ini kisaran 3 bulan.
“Sebelum perlombaan ini, saya sudah mengembangkan konsep batik pada makanan. Kemudian, saya berfikir apa lagi yang bisa dikembangkan, hingga akhirnya mengembangkan virtual reality dengan tema batik juga,” ungkap Mahasiswa PTI tersebut.
Ia memaparkan dalam inovasi dengan judul, “VR Batik Museum: Discover Indonesian Culture Through Immersive Virtual Reality” dengan tetap mengenalkan budaya Indonesia yakni, salah satunya batik.
“Alhamdulillah, tim kami berhasil mendapatkan silver medal, yang pada ajang ini di ikuti oleh 24 negara dan kurang lebih 500 tim,” tambahnya.
Dukungan Program Studi, Fakultas, dan Universitas Sangat Berpengaruh
Menurut Hawangga Dhiyaul, support dari program studi, fakultas, dan universitas sangat besar mulai dari persiapan sampai proses perlombaan ini, sehingga tim mahasiswa UMS sangat terbantu.
Ia berharap, dari mahasiswa FKIP pada khususnya dan mahasiswa UMS pada umumnya dapat melanjutkan prestasi tersebut dan terinsiprasi untuk selalu berprestasi.
Menurut Dosen Pendamping, Dias Aziz Pramudita S.Pd., M.Cs. menyampaikan sejak pembukaan pendaftaran lomba pada akhir tahun lalu, tim dari PTI mulai menentukan topik, dan mulai menyiapkan berkas seleksi mulai dari portofolio, video dan proposal.
“Hingga akhirnya 3 Tim UMS lolos untuk memamerkan karya di Bangkok, Thailand,” tambahnya.
Skema penjurian dalam perlombaan terdapat 3 juri yang setiap hari berkeliling dan mendatangi satu per satu karya mahasiswa dan melakukan tanya jawab langsung di tempat.
“Saya berharap, karena event ini adalah event tahunan, kita bisa lebih bersiap untuk mengirimkan delegasi pada kejuaraan berikutnya,” pungkas Dosen PTI itu.
Rincian Perolehan Prestasi
Kabag Penalaran, Kreativitas, dan Softskill Biro Kemahasiswaan, Ir. Muhammad Alfatih, S.T., M.T. mengungkapkan perolehan prestasi internasional ini menjadi representatif dari tagline UMS, yaitu Mencerahkan, Unggul, Mendunia.
“Tiga prestasi ini menjadi kabar yang menggembirakan di awal tahun, semoga dari setiap fakultas dapat terpacu untuk terus menyumbangkan berprestasi baik nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Rincian perolehan prestasi internasional ini ialah sebagai berikut: silver medal diraih oleh Hawangga, Aray, Esa dari Pendidikan Teknik Informatika. Sedangkan, perolehan bronze medal berhasil diborong oleh 2 tim dari Fakultas Farmasi UMS atas nama Ahmad, Nuri, Zakiyatul dengan judul Foot Spray Combination Of Citrus Hystrix Leaves And Zingiber Officinale Extract For Bromodosis dan tim yang beranggotakan Firda, Nailil, Ahmad, dengan judul STECAV: The Ultimate Alternative of Food Supplement with SCP Production to Prevent Protein Deficiency. (Fika/Humas)
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







