Mengejar Target Akademisi

Teriknya matahari bulan Agustus 2022 tak menyurutkan semangat Arief Surya Adhi, mahasiswa baru Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menyusuri setiap booth organisasi mahasiswa di lapangan parkir Edutorium KH Ahmad Dahlan. Acara Expo Ormawa itu menjadi yang pertama digelar usai pandemi Covid-19. 

Di depan booth milik Pengembangan Riset dan Prestasi Mahasiswa (Prisma), Arief diam mematung. “Booth-nya bagus banget. Isinya tentang riset inovasi dan pengabdian,” kenangnya saat bersua di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UMS, pertengahan Juni lalu.

Prisma menampilkan sederet anggotanya yang berhasil meraih prestasi di luar negeri. Mulai dari lomba, hingga pertukaran mahasiswa. Arief pun tergiur untuk bergabung ke dalam Prisma. “Sejalan dengan visi dan misi saya,” imbuh dia.

Dari perjumpaan dengan Prisma, Arief mulai belajar banyak seputar riset dan inovasi. Mulai dari hal dasar seperti penyusunan proposal, melakukan penelitian, membuat esai, hingga mempresentasikan karya. Ia pun menantang diri sendiri untuk mengikuti berbagai perlombaan, seperti lomba esai, maupun karya tulis ilmiah lainnya. 

Ilmu dan pengalaman berharga itu rupanya mengantarkan Arief ke sejumlah kompetisi internasional. Bermula dari ajakan kawannya, Adin Nur Rohman, mahasiswa Teknik Industri UMS, Arief akhirnya bergabung ke dalam tim untuk berlaga pada World Young Inventors Exhibition 2024 di Malaysia.

Mereka membawakan produk bernama Sunspila, yakni tabir surya semprot dari ekstrak spirulina dan lavender. Sunspila memiliki tingkat SPF 20 dengan tiga manfaat, yakni melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet, mencegah penuaan dini, dan mencegah gigitan nyamuk. Hasil memuaskan mereka raih lewat ganjaran medali perak untuk kategori Household, Office, and Personal Care.

Kesempatan berlaga di luar negeri rupanya membuat Arief ketagihan. Masih bersama Adin, mereka memboyong inovasi baru ke dalam kompetisi Japan Design Idea Invention Expo 2024 di Tokyo, Jepang. Inovasi tersebut bernama SGIRE, akronim Smart Green Industry Renewable Energy.

Arief menjelaskan SGIRE merupakan sistem pengolahan limbah industri yang ramah lingkungan. Ada tiga jenis pengolahan limbah dalam SGIRE, yakni pengolahan limbah organik menjadi pupuk, limbah anorganik menjadi biogas, dan pemusnahan limbah berbahaya. Inovasi SGIRE berhasil meraih medali emas. 


Arief Surya Adhi (kedua dari kiri) bersama teman-temannya saat mengikuti lomba World Young Inventors Exhibition 2024 di Malaysia, 17 Mei 2025. Dok.Pribadi

Dalam lawatan ke Jepang itu, Arief juga mengunjungi booth perwakilan negara Inggris. “Mereka (perwakilan Inggris) mempresentasikan mengenai bahaya stunting,” kenang dia. Presentasi mengenai tengkes membuat Arief sadar mengenai peluang pencegahan tengkes di Indonesia.

Ia pun mulai melakukan sejumlah riset mengenai tengkes dan berkonsultasi dengan kawan-kawannya di Fakultas Ilmu Kesehatan. Arief menantang dirinya untuk mencoba fokus pada perlombaan yang berhubungan dengan tengkes. 

Awal 2025, Arief berlaga dalam Thailand Inventors Day 2025 dengan mengusung nama tim StuntGuard, sesuai nama aplikasi yang dikembangkan. Tim tersebut merupakan kolaborasi Arief dengan mahasiswa Fakultas Teknik. 

StuntGuard adalah aplikasi inovatif yang dirancang untuk menangani tiga aspek penting dalam perkembangan anak, yakni mencegah tengkes, mendorong gaya hidup sehat, serta mengatasi masalah gangguan kecemasan pada anak-anak. StuntGuard mengintegrasikan panduan nutrisi yang komprehensif, pemantauan perkembangan, sumber daya kesehatan mental, dan alat edukasi.

“StuntGuard bertujuan untuk memberikan solusi holistik bagi orang tua, pengasuh, dan tenaga kesehatan,” ujar Arief. Inovasi itu pun kembali mendulang sukses dalam kompetisi tahunan bergengsi itu. Medali perak pun berhasil mereka rengkuh.

Tak mau berpuas diri, Arief kembali menantang dirinya dengan menjadi ketua tim. Kali ini ia menggandeng mahasiswa Teknik Informatika dan Kesehatan Masyarakat UMS. Arief menggagas aplikasi digital Nutreasy untuk memecahkan masalah gizi, ekonomi lokal, dan food waste atau sampah makanan.

Aplikasi Nutreasy mengombinasikan aspek bisnis, edukasi ke ibu hamil, dan kesehatan. Nutreasy dirancang untuk melacak data kesehatan ibu hamil, pola diet dan kebutuhan nutrisi, hingga menjadi marketplace untuk usaha kuliner sehat. 

Inovasi Nutreasy ia lombakan dalam International Youthpreneur Competition 2025 di Kendal, Jawa Tengah, Mei lalu. Hasilnya, Nutreasy diganjar medali emas. 

Baca Juga: Mahasiswa UMS Ciptakan Aplikasi untuk Atasi Masalah Gizi, Ekonomi Lokal, dan Food Waste


Mengejar Target Akademisi

Mahasiswa kelahiran Surakarta, 11 Agustus 2003, ini banyak mendapat inspirasi dari sang kakak, yang merupakan lulusan Akuntansi Universitas Sebelas Maret. Sang kakak aktif mengikuti kompetisi di berbagai daerah di Indonesia dan sukses meraih Beasiswa Bank Indonesia. Tidak heran saat wisuda, sang kakak meraih predikat sebagai salah satu wisudawan terbaik. 

“Saya ketika SMA itu banyak terinspirasi dari kakak saya. Apalagi saya juga berhasil melampaui kakak saya dengan mengikuti lomba-lomba di luar negeri,” selorohnya.

Selepas lulus dari Madrasah Aliyah Negeri 2 Surakarta, Arief mantap mengikuti jejak kakaknya dengan melanjutkan studi di prodi akuntansi. Kesibukan kuliah tak lantas mengurungkan niat Arief menggapai asa. 

Sejumlah lomba pun ia ikuti, baik dari dalam maupun luar negeri. Salah satu target yang ia bidik adalah meraih beasiswa. Arief lagi-lagi mengikuti jejak sang kakak dengan lolos seleksi Beasiswa Bank Indonesia 2024. Beasiswa tersebut adalah salah satu beasiswa prestisius yang menjadi incaran mahasiswa seluruh Indonesia.

“Ketika lulus, saya ingin banget menjadi akademisi. Portofolio tersebut saya gunakan untuk mendaftar beasiswa dan untuk studi lanjutan nantinya,” tuturnya.

Meskipun awalnya sempat syok dengan mata kuliah yang memuat bermacam-macam angka, Arief cepat beradaptasi. Toh, ilmu akuntansi yang ia pelajari juga bermanfaat pada sejumlah lomba yang ia ikuti. Apalagi lomba yang Arief geluti mayoritas tidak linear dengan rumpun keuangan.


Arief Surya Adhi. Humas UMS/Imam Safii

“Ilmu akuntansi bisa digunakan untuk mengelola keuangan dan menyusun laporan keuangan. Juga bisa menghitung break even point kalau lombanya harus menghasilkan produk konsumsi,” beber pemuda yang mengidolakan Presiden Ketiga RI B.J. Habibie itu.

Agustus lalu, Arief terpilih sebagai runner up Duta Kampus UMS 2024. Tugas besar kini tersemat di pundaknya. Duta kampus berperan dalam mengajak mahasiswa untuk lebih kompetitif, meningkatkan semangat belajar mahasiswa, sekaligus menjembatani antara Biro Kemahasiswaan dengan mahasiswa lainnya. 

Lewat perannya sebagai Duta Kampus UMS, Arief turut mendorong teman-temannya untuk mengikuti jejaknya berkompetisi di luar negara. Misalnya, dengan memberikan konsultasi dan bimbingan cuma-cuma untuk mahasiswa yang ingin mengikuti lomba. 

Arief pun mendapat kepercayaan dari Wakil Dekan III FEB UMS Imronudin, S.E., M.Si., Ph.D. “Sebelum Mas Arief lulus, yuk bisa mendidik adik-adik tingkatnya agar bisa mengikuti jejak Mas Arief berkompetisi di luar negeri,” kata Arief mengulangi perkataan Imron. 

Arief percaya sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi manusia, sebagaimana yang tertulis dalam Hadis Riwayat Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Itulah sebab mengapa Arief bercita-cita menjadi dosen. 

“Bagi saya dosen itu pekerjaan yang sangat mulia, berdampak pada masyarakat, dan menginspirasi mahasiswa. Ke depannya saya ingin mendorong mahasiswa agar bisa go abroad sebelum lulus sarjana,” tandasnya mantap.


Penulis: Gede Arga Adrian

Editor: Al Habiib Josy Asheva

Desainer: Salsabila Kamila Wardah

Ingin berprestasi seperti Arief?

Karya Mahasiswa

image-featured
26 Mei 2026

DentAware karya mahasiswa FKG UMS diperkaya lima fitur skrining berbasis AI. Mendeteksi masalah gigi dan mulut secara cepat dan praktis.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
17 April 2026

Tanaman belukar yang tumbuh liar rupanya dapat digunakan sebagai bahan pewarna alami pada wastra. Idenya lahir dari keprihatinan akan cemaran pewarna tekstil pada lingkungan.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
12 Desember 2025

Degsalture menjadi detergen ramah lingkungan yang ditawarkan mahasiswa UMS. Menggabungkan bahan alami dengan formulasi pembersih yang aman bagi air dan kulit.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge

UMS Newsletter

Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.

Baca sajian tulisan berkualitas dalam rubrik unggulan ums.ac.id

icon

Penelitian

Artikel ilmiah populer dari penelitian dosen UMS.

icon

Teropong Jagat

Artikel mendalam dilengkapi infografik.

icon

Kiprah

Biografi dosen dan mahasiswa berprestasi di UMS.

icon

Cerita Alumni

Cerita alumni UMS dalam meniti kariernya.