Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menggelar sosialisasi bertema kesehatan yang diikuti remaja Karang Taruna Desa Trangsan, Gatak, Sukoharjo pada Sabtu (15/2/2025) di Balai Desa Trangsan. Kegiatan positif itu merupakan buah dari program Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (P2AD) yang diketuai oleh dosen Fisioterapi UMS Tiara Fatmarizka, S.Fis., M.Sc.
Tim pengabdian yang terdiri dari prodi Fisioterapi dan Akuntansi UMS tersebut menyasar kesehatan remaja yang sering terabaikan. Padahal, masa remaja merupakan periode di mana para remaja mengalami banyak perubahan fisik, emosional, dan sosial. Selain itu, faktor dari tekanan lingkungan juga bisa menjadi tantangan baru.
Agung, Sekretaris Desa Trangsan, menyampaikan edukasi semacam ini dapat memperbaiki tingkat kepedulian remaja pada kesehatan tubuh mereka. Ia pun mendorong agar kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan.
“Acara ini baru pertama kali diadakan dengan melibatkan remaja karang Taruna Desa Trangsan dan sangat bagus untuk dilanjutkan untuk program-program berikutnya. Karena dengan adanya pertemuan dengan remaja dan memberikan edukasi terkait kesehatan, maka dapat memperbaiki tingkat kepedulian kesehatan mereka. Mereka ini masih sangat produktif, kepedulian terkait kesehatan jadi sangat penting.” kata Agung dalam keterangan tertulis, Selasa (18/02/2025).

Puluhan pemuda Desa Trangsan saat mengikuti sosialisasi Tim Pengabdian P2AD UMS di Balai Desa Trangsan, Gatak, Sukoharjo, Sabtu (15/2/2025). Dok. Istimewa
Remaja umumnya akan mengalami masa transisi menuju kedewasaan. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini sangat direkomendasikan lantaran banyak dari remaja menganggap sepele tentang kesehatan mereka. Hal ini terbukti dari hampir sebagian dari para peserta sosialisasi tidak pernah melakukan medical check up secara rutin.
Melakukan medical check up secara rutin dapat mengetahui adanya permasalahan apa yang ada pada remaja seperti halnya tingkat asam urat, gula darah dan hemoglobin pada remaja. Hal tersebut sangat berpengaruh pada kesehatan remaja di masa mendatang.
Dengan kerja sama antara akademisi dan masyarakat Desa Trangsan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mewujudkan kepedulian remaja Desa Trangsan terhadap kesehatan. Tim Pengabdian Masyarakat UMS berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat khususnya remaja dalam masalah kesehatan serta dapat meningkatkan kualitas hidup serta pengetahuan remaja terkait kesehatan tubuh.
"Kerja sama antar berbagai elemen masyarakat khususnya remaja dan akademisi merupakan kunci untuk keberhasilan program ini. Kami berharap dapat melihat perubahan positif dalam beberapa bulan ke depan," ujar Tiara Fatmarizka, Selasa (18/02/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UMS untuk berkontribusi pada pembangunan masyarakat melalui pendidikan dan penelitian. Dengan pendekatan holistik dan berkelanjutan, diharapkan Desa Trangsan dapat menjadi contoh sukses dalam penanganan permasalahan remaja yang dapat diadopsi oleh daerah lain.
Penulis: Al Habiib
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







