Bisnis digital menjadi salah satu indikator perkembangan industri di era digital yang terus tumbuh subur dalam beberapa tahun terakhir. Kamu mungkin turut merasakan perkembangan itu. Salah satunya lewat kebiasaan berbelanja daring pada marketplace.
Tidak heran jika sebagian perguruan tinggi di Indonesia mulai membuka program studi atau jurusan bisnis digital. Salah satunya adalah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Bisnis digital adalah rumpun keilmuan yang menggabungkan antara bisnis dan kewirausahaan dengan penggunaan teknologi informasi. Bidang ini mempelajari bagaimana mengelola dan memasarkan bisnis di era digital.
Ketua Program Studi Bisnis Digital UMS Novel Idris Abas, S.Kom., M.M. menjelaskan UMS mulai membuka prodi tersebut pada 2023 lalu. Pembukaan prodi itu untuk menjawab perkembangan bisnis digital yang semakin masif.
“Prodi Bisnis Digital UMS ini arahnya adalah pada bagaimana menggunakan teknologi informasi, terutama teknologi artificial intelligence itu sebagai pengungkit bisnis, yang tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan,” ujar Novel, Jumat (30/1/2026).
Kuliah Bisnis Digital
Jurusan Bisnis Digital UMS memiliki fokus kuliah pada manajemen bisnis dan teknologi informasi. Kamu akan belajar selama 3,5 sampai 4 tahun dengan jumlah satuan kredit semester (SKS) mencapai 144 SKS.
Selama kuliah bisnis digital, kamu akan mendapat kesempatan untuk mengerjakan proyek bisnis. Proyek ini memanfaatkan platform digital untuk menghasilkan profit.
“Harapan kami mahasiswa bisnis digital itu sebelum lulus sudah punya suatu proyek yang memang menghasilkan uang,” jelas Novel.
Lulusan Bisnis Digital UMS akan mendapatkan gelar sarjana bisnis atau S.Bis.
Mata Kuliah Bisnis Digital
Lantas bisnis digital belajar apa? Kuliah bisnis digital akan mempelajari dasar-dasar manajerial, seperti manajemen pemasaran dan manajemen keuangan. Di Jurusan Bisnis Digital UMS, kamu juga akan mendapatkan mata kuliah peminatan. Kamu bisa mengambilnya mulai semester enam.
Ada dua peminatan yang dapat dipilih oleh mahasiswa, yakni Digital Marketing, Business Analytics, dan Digital Entrepreneurship. Peminatan Digital Marketing akan berfokus pada pemasaran digital tingkat lanjut. Peminatan ini memiliki dua konsentrasi, yakni digital marketing dan e-commerce.
Kamu akan belajar cara menggunakan ads berbayar sebagai salah satu strategi pemasaran digital. Kamu juga akan mempelajari pengelolaan bisnis di e-commerce.
Peminatan Business Analytics berfokus pada pengelolaan data bisnis. Kamu akan dilatih untuk mengambil keputusan berbasis data yang dapat menguntungkan bisnismu.
Sedangkan peminatan Digital Entrepreneurship berfokus pada pembuatan bisnis oleh mahasiswa. Kamu akan digembleng untuk mengembangkan bisnis yang mengarah pada pembentukan start-up, maupun toko daring.
“Nanti di semester 7 teman-teman akan mempelajari mata kuliah Manajemen Strategi dan nanti diminta untuk membuat proyek yang nanti akan diteruskan pada tugas akhir,” imbuh dia.
Prospek Kerja Bisnis Digital
Kalau kamu memilih kuliah bisnis digital, kamu tak perlu khawatir soal urusan karier. Lulusan bisnis digital memiliki sejumlah prospek kerja yang menjanjikan, seperti:
- Analis Bisnis Digital
- Digital Marketer
- Praktisi Profesional
- Digital Entrepreneur
- Konsultan Bisnis Digital
Lulusan bisnis digital harus menguasai sejumlah soft skills sebagai bekal untuk meraih jenjang karier yang diinginkan. Novel menjelaskan sejumlah soft skills tersebut mencakup kemampuan membuat produk digital, kewirausahaan, hingga analisis kritis.
“Jiwa kewirausahaannya harus muncul, di sisi lain kemampuan berpikir kritis juga perlu untuk mendukung analisis bisnis ke depannya,” katanya.
Penulis: Gede Arga Adrian
Editor: Al Habiib Josy Asheva
Karya Mahasiswa
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







