Sebagian dari kita tentu pernah mendengar ilmu arsitektur maupun profesi arsitek. Lalu, apa itu arsitektur? Apa saja yang dipelajari dalam arsitektur?
Arsitektur adalah ilmu dan seni yang mempelajari cara mendesain struktur dan bangunan. Tahapannya dimulai dari perencanaan, perancangan, hingga konstruksi bangunan.
Sedangkan, arsitek adalah profesi orang yang mendalami ilmu arsitektur. “Arsitek” berasal dari bahasa Latin architectus dan bahasa Yunani architekton yang bermakna master pembangun.
Menurut dosen Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Fauzi Mizan Prabowo Aji, S.Ars., M.Ars., ilmu arsitektur berperan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kualitas hidup manusia, baik dari segi fungsionalitas, kenyamanan, maupun estetika.
“Bangunan dan ruang yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan kesejahteraan penghuninya,” kata dia, Kamis (6/2/2025).
Arsitektur juga mempengaruhi identitas budaya dan sejarah suatu tempat, serta dapat memperkuat hubungan sosial melalui desain ruang publik yang inklusif.
Salah satu cara untuk mempelajari ilmu arsitektur adalah dengan melanjutkan kuliah ke jurusan arsitektur. Jurusan tersebut telah tersebar di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, termasuk UMS.
Nah, seperti apa rasanya kuliah di jurusan arsitektur? Apa saja yang dipelajari dan bagaimana prospek kerjanya? Yuk kita simak ulasan berikut ini.
Kuliah Arsitektur
Jurusan Arsitektur di UMS masuk ke dalam Fakultas Teknik dan tersedia untuk jenjang sarjana. Lama masa belajar S-1 Arsitektur adalah kurang lebih empat tahun. Gelar lulusannya adalah Sarjana Arsitektur atau “S.Ars.”.
Fokus kuliah Arsitektur mencakup berbagai aspek mendalam terkait desain bangunan dan perencanaan ruang. Seorang mahasiswa arsitektur akan belajar tentang prinsip-prinsip desain, teori ruang, dan bagaimana menciptakan solusi yang memenuhi kebutuhan fungsional, estetika, serta teknis.
Selain itu, mereka juga mempelajari struktur bangunan, material konstruksi, teknologi bangunan, dan aspek keberlanjutan dalam perancangan. Kuliah ini juga melibatkan studi tentang sejarah dan teori arsitektur, serta pengembangan keterampilan praktis melalui proyek desain, pemodelan, dan analisis.
“Mahasiswa akan diajarkan untuk berpikir kritis, kreatif, dan memahami dampak sosial, budaya, serta lingkungan dari setiap rancangan yang mereka buat,” kata Fauzi.
Mata Kuliah Arsitektur
Mata kuliah arsitektur yang akan kamu pelajari di Jurusan Arsitektur UMS terdiri atas tiga kelompok, yakni mata kuliah dasar, mata kuliah seputar arsitektur, dan mata kuliah pilihan. Mata kuliah dasar mencakup Bahasa Inggris, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Aplikasi Komputer, Kemuhammadiyahan, dan Agama.
Sementara mata kuliah seputar arsitektur meliputi:
- Pendekatan dan Konsep Arsitektur Islam
- Struktur Konstruksi dan Utilitas
- Studio Perancangan Arsitektur
- Pemukiman dan Perkotaan
- Arsitektur Hijau dan Tropis
- Konservasi Arsitektur
- Manajemen Proyek
- Arsitektur Ruang Dalam
Kamu juga dapat memilih mata kuliah pilihan, yaitu:
Peluang Kerja Arsitektur
Peluang kerja lulusan arsitektur sangat beragam. Apalagi dengan pertumbuhan penduduk saat ini yang membuat kebutuhan hunian semakin meningkat. Hal tersebut mendorong profesi arsitek kian dibutuhkan di industri properti Indonesia.
Berikut ini adalah beberapa peluang kerja lulusan arsitektur yang dapat kamu ambil jika nanti lulus dari jurusan arsitektur:
- Arsitek
- Estimator Bangunan
- Analis Bangunan
- Konsultan Bangunan
- Inspektur Bangunan
- Kontraktor
Nah, itulah tadi sekilas mengenai jurusan arsitektur. Apakah kamu tertarik menjadi arsitek masa depan Indonesia?
Untuk lebih mengenal Jurusan Arsitektur UMS, kamu bisa tonton video yang satu ini:
Penulis: Gede Arga Adrian
Editor: Al Habiib Josy Asheva
Organisasi Mahasiswa
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







