Menanggapi kondisi politik di Indonesia pasca gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., mengatakan generasi muda sangat percaya akan perubahan sehingga menaruh pemikiran kritis mereka pada isu-isu politik. Hal ini ia kemukakan dalam pidato pengukuhan Guru Besar UMS bertajuk “Kepercayaan, Harapan, dan Komunikasi Simbolik: Sebuah Kajian Perilaku Pemilih Muda dalam Perspektif Pemasaran Politik”.

Ihwan Susila menguraikan pada tahun 2023 kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap pemerintah sebesar 76% dan masuk dalam lima besar dari berbagai negara di seluruh dunia. Hal ini berbanding terbalik dengan negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris. Masyarakat di negara maju memiliki tingkat kepercayaan yang rendah kepada pemerintahan.
Menurutnya, anak muda merupakan pemilih yang kritis sekaligus apatis. Namun, pemilih muda tetap berpartisipasi dalam Pemilu meskipun mereka tidak mempercayai kandidat politik. Pemilih muda memiliki antusias pada sistem Pemilu dan mempunyai harapan terhadap Pemilu itu.
“Kenapa mereka (anak muda) antusias, karena mereka punya harapan politik dan percaya bahwa akan membuat perubahan,” ujar Ihwan Susila, Sabtu (17/2/2024) di Gedung Edutorium KH. Ahmad Dahlan UMS.
Ihwan juga menambahkan komunikasi simbolik dalam pemasaran politik digunakan untuk meyakinkan pemilih khususnya dari sudut pandang tertentu dalam sebuah diskusi politik. Seperti halnya pada anak muda, menurut Ihwan, mereka lebih tertarik dengan cerita dan representasi simbolis yang diusung oleh para kandidat politik.
“Kepercayaan perlu dibangun seiring berjalannya waktu dan diperkuat oleh komunikasi simbolik yang tertanam dalam referensi budaya yang dimiliki oleh warga negara yang mereka akrab dengannya,” tambahnya pada salah satu kutipan kesimpulan yang disampaikan.
Pada akhir pidatonya, tidak lupa Wakil Rektor III UMS itu memberikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada keluarga dan para kolega dengan penuh haru.
Pada kesempatan yang sama, dua guru besar lainnya juga memberikan pidato pengukuhannya. Prof. M. Farid Wajdi, S.E., M.M., Ph.D., dengan topik terkait “Orientasi Strategis Meraih Keunggulan Kompetitif Berkelanjutan Organisasi” dan Prof. Dr. Zulfikar, S.E., M.Si. mengangkat isu “Etika Bisnis dan Profesional Akuntan dalam Perspektif Moral Sustainability”.
Penulis: Najwa, Fika
Editor: Gede
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







