Sebanyak 108 partai pertandingan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNas) XIX 2025 cabang olahraga pencak silat digelar pada hari pertama kompetisi, Selasa (23/9), di Edutorium KH. Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Technical Delegate (TD) Pencak Silat POMNas 2025, Haris Nugroho, menjelaskan pertandingan pencak silat dibagi ke dalam tiga sesi. “Hari pertama masih tahap penyisihan dengan total 108 partai yang mempertandingkan kategori tanding (fight) maupun kategori seni,” ungkapnya saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Haris menambahkan cabor pencak silat diikuti oleh 384 atlet dari 36 provinsi di Indonesia. Hampir seluruh provinsi mengirimkan delegasi terbaiknya. Menurutnya, keikutsertaan ratusan peserta menunjukkan kuatnya semangat mahasiswa dalam melestarikan dan mengembangkan olahraga tradisional asli Indonesia ini.

Panitia IT Pertandingan, Amar Abdullah, menyebut separuh dari peserta yang berlaga hari ini berhasil melaju ke babak berikutnya. “Sekitar 54 atlet melanjutkan ke tahap selanjutnya. Namun, ada juga beberapa atlet yang mendapatkan bye sehingga menunggu giliran pertandingan,” jelasnya.
Kontingen Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta masih unggul dalam pertandingan hari pertama dan lolos ke babak berikutnya. Meski begitu, Amar menegaskan kualitas pesilat dari berbagai daerah kini semakin merata.
“Perkembangan pencak silat sudah merata, jadi potensi kejutan di hari-hari berikutnya sangat mungkin terjadi,” tambahnya.
Adapun kelas yang dipertandingkan terdiri dari kategori putra (kelas A hingga I) dan putri (kelas A hingga F), termasuk kelas tambahan under 45 kilogram. Untuk perkembangan hasil pertandingan, Amar mengatakan masyarakat dapat mengakses secara daring melalui website https://simpora.desnet.id/.
Penulis: Fika Annisa Solihah
Editor: Maysali Sudarwati
Karya Mahasiswa
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







