Rumah Sakit Ortopedi (RSO) Dr. Soeharso Surakarta mengadakan kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang bertujuan untuk memperkuat pengembangan bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, Kamis (14/9). Pertemuan yang berlokasi di Auditorium RSO Dr. Soeharso Surakarta lantai 3 ini menjadi salah satu upaya UMS dalam mewujudkan kolaborasi lembaga Pendidikan dengan rumah sakit.
Sudah Jalin Kerja Sama secara Terpisah
Direktur Utama RSO Dr. Soeharso Surakarta, dr. Romaniyanto, Sp.OT(K)., Spine., MARS. membuka pertemuan dengan menjelaskan sejarah berdirinya RSO, struktur organisasi, pelayanan unggulan, variasi kasus pasien, dan beberapa alat penunjang kasus-kasus ortopedi. Sebelumnya, kerja sama juga telah dilakukan beberapa fakultas di UMS dengan RSO Dr. Soeharso Surakarta, seperti:
- Fakultas Kedokteran UMS bekerja sama dengan RSO Dr. Soeharso Surakarta untuk mendukung program co-ass (program profesi yang harus lakukan oleh mahasiswa kedokteran untuk mendapatkan gelar dokter yang dilaksanakan di rumah sakit dalam kurun waktu 1,5 tahun hingga 2 tahun).
- Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Fisioterapi UMS bekerja sama dengan RSO Dr. Soeharso Surakarta untuk mendukung program PkM (Pengabdian kepada Masyarakat).
Pengembangan Tiga Bidang
Pertemuan ini dihadiri oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. yang didampingi oleh kelima wakil rektor beserta jajarannya. Hadir pula para Direksi dan Kepala Tim Kerja RSO untuk menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman.
“Kita ingin ada kerja sama di tiga bidang, yakni pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat. Meskipun selama ini beberapa fakultas di UMS secara terpisah sudah bekerja sama dengan RSO. Karena itulah, hubungan baik ini kita payungi secara kelembagaan, sehingga nantinya dapat mengembangkan objek-objek yang secara luas dan lebih banyak lagi,” imbuh Prof. Sofyan, Jumat (15/9).
Senada dengan Rektor UMS, Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSO Dr. Soeharso Surakarta, drg. Mohammad Nur Nasiruddin, M.Kes. menerangkan penandatanganan kerja sama di awali dari rasa saling membutuhkan satu sama lain dalam hal pengembangan bidang di masing-masing lembaga.
“Bagaimana pun namanya pendidikan tidak akan lepas dari lembaga rumah sakit, khususnya untuk pendidikan kedokteran,” ujar drg. Nasiruddin.
Lebih lanjut, Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSO Dr. Soeharso Surakarta itu berharap agar pendidikan spesialis ortopedi dan traumatologi di UMS dapat berkembang dengan baik.
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







