Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memiliki target menjadi World Class University, sehingga program internasionalisasi menjadi parameter penting yang harus dioptimalkan. Salah satu indikator keberhasilan program tersebut adalah peningkatan jumlah pendaftar mahasiswa asing.
Di Tahun Akademik 2024/2025, UMS mengalami kenaikan pendaftar mahasiswa asing sebanyak hampir enam kali lipat dibandingkan tahun akademik sebelumnya, dengan total 8.456 pendaftar. Mayoritas pendaftar tersebut berasal dari negara-negara di Afrika dan Asia, seperti Nigeria, Ghana, Pakistan, dan Turki.

Jumlah pendaftar untuk masing-masing jalur program internasional di UMS. instagram.com/io.ums.official
Kabar positif ini disambut baik oleh Kepala Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI) UMS, Andy Dwi Bayu Bawono, Ph.D., pada Rabu (5/6). Andy menyatakan bahwa jumlah pendaftar mengalami peningkatan yang sangat signifikan, dengan calon mahasiswa asing yang tidak hanya menempuh studi pada program sarjana, tetapi juga program magister dan doktoral.
Sementara di tahun ini, UMS memiliki target untuk mendatangkan minimal 40 mahasiswa asing dari berbagai program, yaitu IPS (International Priority Scholarship), KNB (Kemitraan Negara Berkembang) Scholarship, dan Darmasiswa Scholarship.
Peningkatan jumlah pendaftar mahasiswa asing tentunya tak terlepas dari berbagai inisiatif internasionalisasi yang dilakukan oleh UMS. Upaya tersebut meliputi memperkuat relasi dengan berbagai universitas dan lembaga pendidikan di luar negeri, mengadakan program pertukaran pelajar, serta aktif berpartisipasi dalam pameran pendidikan internasional. Selain itu, UMS juga menyediakan fasilitas dan layanan yang mendukung keberadaan mahasiswa asing di kampus.
Penulis: Genis
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







