Kelebihan Program
Kesan dari Mahasiswa

Sejumlah 61 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ikuti kegiatan KKN Kemitraan Internasional (KI) & PkM Kemitraan Internasional (KI) Angkatan Ke-V yang diselenggarakan oleh Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (ALPTK PTMA), Senin, (20/02).

Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 107 mahasiswa dan 16 dosen dari 13 Perguran Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia.

Wakil Rektor Bidang I UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, S.E., M.Hum. menyampaikan dengan program ini mampu membuka mata, serta menagih janji pendidikan untuk semua anak marginal.

Kelebihan Program

“Kelebihan program ini pertama adalah program kolaborasi antar PTMA seluruh Indonesia, karena membuat kegiatan yang melibatkan banyak perguruan tinggi itu sulit,” ungkap Wakil Rektor I, Selasa (28/02).

Kelebihan kedua, lanjutnya, program ini terdiri dari beberapa lokasi. Satu lokasinya terdiri dari gabungan dari PTMA yang berbeda.

“Kelebihan ketiga, yaitu kegiatan ini integrasi campuran baik mahasiswa yang melibatkan dosen atau sebaliknya, dosen yang melibatkan mahasiswa,” tambahnya.

Menariknya dalam program ini sudah menghasilkan produk dan jasa yang diadopsi masyarakat berupa buku ISBN.

“Program ini dipandang sangat penting dan mendasar dalam menghadirkan pendidikan, terlebih untuk mempertahankan dan meningkatkan keberlanjutan. Maka, perlu dilakukan inovasi setiap angkatan yang kita kirimkan ke Kuala Lumpur, Malaysia,” papar Ketua Asosiasi LPTK PTMA itu.

Pada penarikan mahasiswa KKN, paparnya, Dikbud sangat mengapresiasi penuh terhadap kegiatan ini.

“Pak Dikbud berharap semoga pada setiap akhir sesi, di kantor KBRI, di kedutaan menggelar Konferensi Internasional tentang pendidikan,” tambah Harun.

Harapan tersebut baru akan dirintis, yang sekaligus merupakan program dari Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) dan didukung penuh oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Kesan dari Mahasiswa

Delegasi mahasiswa UMS, Zuhroh Wafa Athiyyah menyampaikan kesan mendalam dan menyentuh kehidupan.

“Program ini mampu menanamkan semangat belajar baru, semangat berkehidupan bermasyarakat baru, dan semangat untuk generasi emas di masa mendatang,” ungkapnya.

Penarikan dan evaluasi kegiatan KKN-KI dan PkM Angkatan Ke-V ini dihadiri oleh Duta besar (Dubes) Republik Indonesia (RI, Kepala SIKL, dan Pimpinan PTMA se-Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor UMS, Prof. Sofyan Anif, M.Si. dan Sekertaris Rektor, Prof. Anam Sutopo. (Fika/Humas)

Berita Unggulan

image-featured
10 Juni 2026

Tim FEB UMS berdiskusi dengan perwakilan PPI Jepang. Bahas strategi branding destinasi wisata Indonesia agar semakin dikenal oleh masyarakat internasional, khususnya di Jepang.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
9 Juni 2026

Menyambut World No Tobacco Day 2026, BEM FKG UMS mengampanyekan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut di car free day Slamet Riyadi, Solo.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
8 Juni 2026

Keberadaan kaum homoseksual di ruang publik menimbulkan keresahan masyarakat. Menambah risiko penyakit menular, termasuk HIV dan berbagai infeksi menular seksual lainnya.

sdgs-label
sdgs-badge

UMS Newsletter

Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.

Baca sajian tulisan berkualitas dalam rubrik unggulan ums.ac.id

icon

Penelitian

Artikel ilmiah populer dari penelitian dosen UMS.

icon

Teropong Jagat

Artikel mendalam dilengkapi infografik.

icon

Kiprah

Biografi dosen dan mahasiswa berprestasi di UMS.

icon

Cerita Alumni

Cerita alumni UMS dalam meniti kariernya.