
Badal Umroh dari Kacamata Tarjih Muhammadiyah
Badal umroh menjadi ibadah yang kerap dilakukan untuk mewujudkan bakti kepada orang tua dan memenuhi nazar. Bagaimana pandangan Muhammadiyah mengenai ibadah ini?
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP) Batch ke V oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Hal tersebut dimaksudkan untuk kepentingan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Adhiwangsa Surakarta, Sabtu (18/02).
Kegiatan ini selain diikuti dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, juga dihadiri Lembaga Bahasa dan Ilmu Pengetahuan Umum (LBIPU) UMS, dan Pesantren Mahasiswa (Pesma) Internasional KH Mas Mansur UMS. Sebelumnya, kegiatan Monev dilakukan pada bulan Januari.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bendahara Diktilitbang PP Muhammadiyah, Andy Dwi Bayu Bawono, S.E., M.Si., Ph.D. menyampaikan pesan sekaligus harapan pada peserta MSPP.
“Semoga apa yang di cita-citakan oleh bapak dan Ibu terwujud, segera mendapatkan kampus impian, bisa selesai belajar dengan tepat waktu, pulang dengan selamat, serta kembali mengabdi di Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah,” ungkap Andy yang juga Kepala Biro Kerjasama Urusan Internasional UMS itu.
Ketua LBIPU UMS, Dr. M. Thoyibi, M.S. juga memberikan pesan agar peserta MSPP Batch V ini mampu memaksimalkan kegiatan, baik kegiatan akademik di kampus maupun kegiatan Al-Islam Kemuhammadiyahan di Pesma.
Dalam kegiatan Monev ini, peserta MSPP terbagi menjadi 5 kelompok diskusi dengan masing-masing didampingi dari personel Diktilitbang dan LBIPU. Selanjutnya, setiap kelompok kemudian menyampaikan hasil diskusi berupa saran terkait proses pembelajaran, persiapan dalam mendaftar beasiswa, maupun logistik penunjang dalam pembelajaran, yang kemudian ditanggapi oleh Diktilibang, LBIPU UMS, maupun PESMA UMS. (Fika/Humas)

Badal umroh menjadi ibadah yang kerap dilakukan untuk mewujudkan bakti kepada orang tua dan memenuhi nazar. Bagaimana pandangan Muhammadiyah mengenai ibadah ini?
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.