Keluarga Mahasiswa Teknik Mesin (KMTM), Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjembatani dunia pendidikan, industri, dan masyarakat melalui Automotive Education 2025. Kegiatan ini menjadi rangkaian ”UMS Otocontest 2025” yang menampilkan inovasi mahasiswa sekaligus membawa misi sosial dan edukatif.

Ketua panitia Automotive Education 2025, Muhammad Risky Ramadhan, menjelaskan gelaran tahun ini dirancang sebagai sarana pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa. Acara ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dengan kontribusi nyata, baik dalam bentuk inovasi maupun aksi sosial,” jelas Risky, Rabu (16/7/2025).

Kegiatan dibuka dengan servis motor gratis bagi masyarakat umum yang dilaksanakan di halaman kampus, bekerja sama dengan Ahass Motor. Layanan ini melibatkan mahasiswa secara langsung dalam praktik pengecekan mesin, penggantian oli, servis ringan, hingga konsultasi perawatan kendaraan.

Selanjutnya, pengunjung disuguhi pameran karya mahasiswa semester 6 Teknik Mesin yang memamerkan berbagai hasil karya dan inovasi teknis. Pameran ini menjadi ajang evaluasi sekaligus bentuk apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa Teknik Mesin UMS.

Puncak acara menghadirkan gelar wicara inspiratif bersama Direktur PT Inlastek Bramono Pandu Praditya dengan tema “Innovation Motorcycle of Custom Culture: Seni, Fungsi, dan Keamanan”. Dalam paparannya, ia menekankan modifikasi kendaraan harus memperhatikan keseimbangan antara nilai estetika, fungsionalitas, serta keamanan dan kenyamanan.

Acara yang diselenggarakan Minggu, 13 Juli 2025 itu ditutup dengan riding charity ke Wisma Asuhan Nurul Huda, Kartasura. Rombongan komunitas motor yang terlibat dalam kegiatan ini melakukan makan bersama dengan anak-anak panti dan menyalurkan bantuan berupa sembako serta donasi tunai.

Muhammad Risky berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang. “Kami ingin Automotive Education menjadi ruang pertemuan antara dunia kampus, industri, dan masyarakat. Tidak hanya sebagai ajang unjuk karya, tetapi juga membawa nilai edukasi dan empati sosial,” pungkasnya. 


Penulis: Fika Annisa Solihah

Editor: Maysali Sudarwati

Karya Mahasiswa

image-featured
21 Juli 2026

Mahasiswa UMS meracik obat penyembuh luka diabetes dari daun kelor dan daun mimba. Sukses memboyong emas dalam WYIE 2026 di Malaysia.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
26 Mei 2026

DentAware karya mahasiswa FKG UMS diperkaya lima fitur skrining berbasis AI. Mendeteksi masalah gigi dan mulut secara cepat dan praktis.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
17 April 2026

Tanaman belukar yang tumbuh liar rupanya dapat digunakan sebagai bahan pewarna alami pada wastra. Idenya lahir dari keprihatinan akan cemaran pewarna tekstil pada lingkungan.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge

UMS Newsletter

Nothing’s more special than reading curated news just for you.
Subscribe to the UMS Newsletter for free today.

Explore our newsworthy articles on ums.ac.id

icon

Research

Featured articles unpacking research by UMS lecturers.

icon

Global Pulse

In-depth articles featuring infographics.

icon

Academia Star

Profiles of outstanding UMS lecturers and students.

icon

Alumni Stories

Inspiring stories of UMS alumni building their careers.