Hizbul Wathan (HW) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berpartisipasi dalam kegiatan operasi SAR di kawasan Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, sebagai bentuk kepedulian terhadap misi kemanusiaan dan kebencanaan.

Keterlibatan HW UMS dalam operasi SAR tersebut dilaksanakan dalam dua tahap pencarian. Pada pencarian tahap pertama, 19 Januari 2026, HW UMS mengirimkan tiga kader, yakni Rakanda Fayiz, Rakanda Aldi, dan Rakanda Azka. Sementara pencarian tahap kedua, 25 Januari 2026, HW UMS kembali mengirimkan empat kader, yaitu Rakanda Aldi, Rakanda Azibsyah, Rakanda Zayyan, dan Rakanda Abdul.

Fayiz selaku pimpinan tim menyampaikan keterlibatan kader HW UMS dalam kegiatan ini bertujuan menambah pengalaman dan menumbuhkan karakter kepedulian sosial.

“Keikutsertaan kader Hizbul Wathan UMS dalam operasi SAR ini merupakan implementasi nilai-nilai kepanduan Hizbul Wathan, khususnya dalam menumbuhkan karakter kepedulian sosial, kesiapsiagaan bencana, serta semangat pengabdian kepada masyarakat,” kata Fayiz, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, operasi SAR menjadi pengalaman berharga yang mengajarkan arti kerja sama, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam misi kemanusiaan. “Saya berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta kepedulian dalam menghadapi situasi darurat di masa mendatang,” ungkapnya.

Sementara itu, Pembina Hizbul Wathan UMS Ramanda Halim Kusuma mengapresiasi dedikasi para kader yang terlibat dalam operasi SAR. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk pengamalan nilai-nilai Hizbul Wathan.

“Ini menjadi bukti bahwa kader tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan keberanian untuk terjun langsung dalam misi kemanusiaan,” tuturnya.

HW UMS terus berkomitmen untuk melahirkan kader-kader tangguh, peduli, dan siap mengabdi untuk umat dan kemanusiaan. Keikutsertaan kader dalam operasi SAR ini menjadi bekal pengalaman dan pembelajaran berharga bagi kader untuk terus siap berkontribusi di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kebencanaan.


Penulis: Gissya

Editor: Fika Annisa’ Sholihah

Karya Mahasiswa

image-featured
21 Juli 2026

Mahasiswa UMS meracik obat penyembuh luka diabetes dari daun kelor dan daun mimba. Sukses memboyong emas dalam WYIE 2026 di Malaysia.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
26 Mei 2026

DentAware karya mahasiswa FKG UMS diperkaya lima fitur skrining berbasis AI. Mendeteksi masalah gigi dan mulut secara cepat dan praktis.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
17 April 2026

Tanaman belukar yang tumbuh liar rupanya dapat digunakan sebagai bahan pewarna alami pada wastra. Idenya lahir dari keprihatinan akan cemaran pewarna tekstil pada lingkungan.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge

UMS Newsletter

Nothing’s more special than reading curated news just for you.
Subscribe to the UMS Newsletter for free today.

Explore our newsworthy articles on ums.ac.id

icon

Research

Featured articles unpacking research by UMS lecturers.

icon

Global Pulse

In-depth articles featuring infographics.

icon

Academia Star

Profiles of outstanding UMS lecturers and students.

icon

Alumni Stories

Inspiring stories of UMS alumni building their careers.