Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT), Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan silaturahmi akademik dari para alumnus Universitas Islam Madinah (UIM), Arab Saudi, Selasa (16/7/2025). Kunjungan yang berlangsung selama satu jam di ruang rapat lantai 1 FAI UMS ini menjadi momen penting dalam upaya internasionalisasi Prodi IQT UMS.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi UIM menyampaikan ketertarikan untuk menjalin kolaborasi akademik dengan Prodi IQT, khususnya dalam bidang tafsir, hadis, dan dirasat Islamiyah. Kolaborasi ini meliputi berbagai skema kerja sama ilmiah seperti publikasi bersama, kuliah tamu, hingga pengembangan kurikulum berbasis internasional.
“Kami menyambut positif kunjungan ini sebagai bagian dari upaya menuju Prodi yang unggul dan bereputasi internasional,” ujar Ketua Program Studi IQT UMS, Dr. Kharis Nugroho, Lc., M.Ud., saat diwawancarai pada Selasa (5/8/2025).
Kharis menjelaskan poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut antara lain adalah pertukaran pemikiran dalam penguatan kualitas pendidikan Islam, pelatihan metodologi pengajaran khas Timur Tengah, serta pembentukan forum kajian bersama. Para tamu juga menawarkan peluang joint teaching dan program visiting scholar.

Kaprodi IQT UMS Dr. Kharis Nugroho, Lc., M.Ud. (kedua kiri) bersama delegasi Universitas Islam Madinah, Arab Saudi, 16 Juli 2025. Dok.Humas UMS
Akademisi UIM yang hadir dalam pertemuan, di antaranya Dr. Ahmad Saleh al-Naqib (ketua delegasi), Dr. Yaser Saleh Mahfoudh Bakhbazy, Dr. Samir bin Yusuf, dan Syaikh Samih al-Yamani. Mereka merupakan pakar dalam studi Al-Qur’an dan memiliki pengalaman panjang di bidang pendidikan Islam internasional.
Dari pihak UMS, pertemuan dihadiri oleh Dr. Kharis Nugroho, Dr. Hakimuddin Salim, M.A. (dosen PAI dan Direktur Ma’had Abu Bakar UMS), serta Asrizal Mustofa, Lc., M.A. (dosen Prodi IQT). Diskusi berlangsung intensif dan menghasilkan beberapa rencana konkret untuk ditindaklanjuti.
“Meskipun ini merupakan kunjungan resmi pertama tim dari UIM ke Prodi IQT, sebelumnya sudah pernah dilakukan komunikasi individu sebagai prolog kerja sama,” ungkap Kharis.
Menurut Kharis, kemitraan dengan institusi Islam ternama seperti UIM sangat relevan dalam mendorong mutu pendidikan dan rekognisi internasional Prodi IQT. Ia menjelaskan bahwa jejaring global seperti itu dapat menjadi akselerator penting bagi pencapaian visi institusi.
Sebagai tindak lanjut, Prodi IQT UMS akan menyusun dokumen usulan kerja sama resmi untuk disampaikan kepada universitas. Skema kerja sama yang diajukan akan disesuaikan dengan regulasi institusional UMS, agar implementasinya dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Diharapkan, kolaborasi internasional ini akan berdampak positif pada peningkatan kualitas pendidikan, pengajaran, dan penelitian di bidang studi Al-Qur’an dan Tafsir.
Penulis: Yusuf Ismail
Editor: Fika Annisa Sholihah
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







