Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil membawa pulang Juara 3 Kategori Video Terinovatif. Kegiatan ini diikuti sebanyak 600 tim dari 78 Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta (PTN/PTS) se-Indonesia.
Kepala Biro Kemahasiswaan, Ir., Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., menyampaikan ucapan selamat kepada DPM FKIP UMS atas apresiasi penghargaan Juara 3 di bidang video. Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim UMS telah dipercaya oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
“Sekali lagi, segenap tim diharapkan kegiatan ini menjadi ajang untuk meningkatkan softskill peserta. Kemarin luar biasa, pola pikir yang mereka miliki bisa dikomunikasikan dengan baik kepada mitra, sehingga menjadi program yang bermanfaat dan menjadi nilai tambah,” ujar Kholid, Minggu (10/12).
Ia menambahkan, ke depan tidak hanya DPM FKIP, namun akan semakin banyak Ormawa UMS sampai ke ajang Abdidaya dengan mendapatkan pendanaan terlebih dahulu di mitra-mitra yang sudah berkolaborasi. UMS juga akan terus mendukung masing-masing Ormawa yang lolos untuk diberikan pendanaan, mulai dari sistem, pendanaan, dan benefit yang lain.
“Semoga bisa lebih banyak lagi memberi kontribusi ke masyarakat dan membuktikan bahwa UMS sebagai kampus yang unggul, mencerahkan, dan mendunia,” tegas Kabiro Kemahasiswaan UMS itu.
Kabag Penalaran, Kreativitas, dan Softskill, Ir., Muhammad Alfatih, S.T., M.T., menjelaskan proses penggemblengan dimulai sejak proses visitasi dari Kemdikbud pada pertengahan bulan November.
“Semua pihak menyiapkan dengan maksimal, termasuk pendampingan di desa mitra. Selanjutnya tim juga harus menyiapkan poster dan video. Hasil desain poster dan video yang dibuat selanjutnya diberikan masukan perbaikan supaya maksimal baik oleh dosen pendamping dan Kemahasiswaan,” papar Kabag Penalaran, Kreativitas dan Softskill Biro Kemahasiswaan UMS itu.
Pada Ajang Abdidaya Ormawa 2023, UMS mendapatkan nominasi terbaik 3 video terinformatif, dengan mengangkat tema Digitalisasi Desa Wisata Samiran Boyolali.
“Capaian atas ormawa diharapkan mampu menginspirasi ormawa di UMS agar pada periode mendatang semakin banyak tim yang mampu berprestasi dan mengabdi untuk negeri dalam Program Penguatan Kapasitas Ormawa,” tegas Dosen UMS itu.

Dalam kesempatan yang berbeda, Ketua Tim Pelaksana, Nisatul Nur ‘Aini, menyampaikan lomba Abdidaya ini merupakan ajang tertinggi atau puncak acara dari PPK Ormawa yang sudah berjalan dari 5-6 bulan kemarin.
“Alhamdulillah pada perlombaaan ini, UMS berhasil membawa pulang Juara 3, setelah di tahun sebelumnya belum bisa mengikuti Abdidaya,” ungkap sang ketua.
Mahasiswa prodi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) UMS itu mengungkapkan sangat menikmati perlombaan. Kelelahan yang dia rasakan terkalahkan dengan rasa senang karena bisa membawa UMS ke ajang Abdidaya di tingkat nasional. Selain itu, Nisa senang karena dapat menambah relasi dengan tim yang berasal dari berbagai kampus di Indonesia, sehingga bisa berbagi kisah dan pengalaman terkait program dan budaya di sana.
“Harapan dari kejuaraan ini dapat menambah daya juang di anggota tim sendiri. Selain itu, dapat memberikan inspirasi dan motivasi mendongkrak Ormawa di UMS supaya lebih aktif dan semangat lagi dalam mengikuti lomba PPK Ormawa. Semoga, Tim dari UMS di tahun depan banyak yang didanai dan lolos Abdidaya, serta lebih banyak juara dan membawa pulang medali,” kata Mahasiswa UMS itu.
Dalam hal ini, kampus mensupport dengan sangat luar biasa, lanjut Nisa, dari awal pengumuman lolos, hingga perlombaan di Universitas Jember ini. Dukungan tersebut mulai dari tenaga maupun finansial yang dibiayai penuh oleh UMS. (Fika/Humas)
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







