Dua mahasiswa internasional Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) baru-baru ini memberikan pembelajaran bahasa Inggris dan Arab di SMP (Sekolah Menengah Pertama) Muhamamdiyah 3 Sukolilo, Kabupaten Pati pada tanggal 21-22 Mei 2024. Mereka adalah Muhammad Abuzar (Magister Psikologi) dan Yousra Nait El Haj Abdellah (Sarjana Teknik Kimia). Selama kegiatan berlangsung, mereka didampingi oleh tendik dari Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI), Alex Kurniadi, S.Pd.
Alex menjelaskan kegiatan akademik yang bertajuk "Literacy Competency Test" ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bahasa asing siswa-siswi SMP Muhammadiyah 3 Sukolilo, khususnya bahasa Inggris dan Arab. Kegiatan ini juga merupakan buntut dari Program Merdeka Belajar, di mana setiap sekolah kini diwajibkan untuk meningkatkan keterampilan lunak (soft skills) siswa.
“Uji kompetensi bahasa ini kami adakan untuk kelas 8 dan 9. Kelas 8 menggunakan Bahasa Arab, sementara kelas 9 menggunakan Bahasa Inggris,” ungkap tendik BKUI itu, Rabu (29/5).
Kedua mahasiswa internasional pun disambut hangat oleh para siswa. Wajah ceria mereka terpancar kala para siswa mulai mengunjuk kebolehan lewat nyanyian dan tarian daerah asal Indonesia.
“Unjuk kebolehan dilakukan di hari pertama, ada culture sharing yang terjadi antara mahasiswa kami dengan para siswa SMP Muhammadiyah 3 Sukolilo. Acara yang juga dihadiri oleh bapak camat, bapak lurah, dan sekitar 50 kepala sekolah se-Pati ini berlangsung meriah,” imbuh Alex.
Sementara di hari kedua, tim UMS memulai tes kompetensi literasi. Para siswa akan dilatih untuk berani berkomunikasi dengan kedua mahasiswa asing UMS.
“Kalau berdasarkan cerita dari guru-guru di sana, beberapa siswa itu kurang percaya diri saat berhadapan langsung dengan orang asing, padahal sebenarnya secara lisan dan tulisan mereka mahir. Mereka kayak kagok dan malu-malu. Sehingga fokus utama kami ada pada speaking test-nya,” terangnya.
Masih dalam kesempatan yang sama, mahasiswa internasional asal Maroko, Yousra turut membagikan pengalamannya selama mengikuti kegiatan pengabdian yang berlangsung tepat dua hari tiga malam itu
“Tentunya sangat menyenangkan, karena saya bisa merasakan dan melihat langsung bagaimana pendidikan dilaksanakan di negara lain, khususnya Indonesia. Benar-benar menarik dan seru! Semangat para pengajar di sekolah juga sangat bagus, membuat saya terinspirasi,” ucapnya dengan tersenyum sumringah.
Penulis: Genis
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







