Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan program pengabdian masyarakat di Dusun Dlisen, Kadipiro, Sambirejo, Sragen, Rabu (30/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program PkM P2AD atau Pengabdian kepada Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMS, dengan dukungan Lazismu Sragen, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sambirejo, dan Paguyuban Ambiya ’30.

Tim Fakultas Geografi melakukan serah terima peralatan bersama Lazismu Sragen, PCM Sambirejo, serta dihadiri perwakilan masyarakat setempat, 30 Juli 2025. Dok.Pribadi
Program PkM P2AD tersebut berfokus pada pengelolaan Kampung Wakaf Air dengan tujuan menyediakan akses air minum higienis bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, tim Fakultas Geografi UMS mendampingi masyarakat dalam pengelolaan Kampung Wakaf Air, sekaligus mendukung pengembangan merek air minum lokal bernama Enbia.
Tim juga merancang sistem ozoniser dan tangki air stainless sebagai upaya pemurnian air sumur agar memenuhi standar higienitas air minum dalam kemasan. Serah terima peralatan dilaksanakan bersama Lazismu Sragen, PCM Sambirejo, serta dihadiri perwakilan masyarakat setempat.
Dekan Fakultas Geografi UMS Jumadi, Ph.D. menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi berbagai pihak dalam program ini. “Kami berharap keberadaan Kampung Wakaf Air ini tidak hanya menyediakan air bersih bagi warga, tetapi juga menjadi model pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya air secara mandiri dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Program tersebut menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi, lembaga zakat, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Penulis: Fakultas Geografi UMS
Editor: Genis Dwi Gustati
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







