Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil menghadirkan metode pembelajaran inovatif untuk anak-anak down syndrom di SLB D1 Surakarta. Kegiatan ini mendapatkan dana langsung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dan menjadi wujud kerjasama antara Tim PKM-PM Maumere Terasik dengan guru di SLB D1 Surakarta.

Ketua tim PKM-PM Maumere Terasik, Nabila Yusril Ihza Sallu Tambing, menjelaskan kegiatan ini diawali dengan pendampingan Tim PKM-PM di lapangan. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai anak Down Syndrome serta penjelasan buku “Emotion Tale” dan “Anakku Hebat” oleh Dwi Rosella Komalasari, Ftr., M.Fis., Sp.Vest., Ph.D., narasumber utama sekaligus dosen pembimbing tim PKM-PM.

“Setelah menari bersama di lapangan, pada jam 9 pagi kami melakukan Training Of Trainer (TOT) di Aula SLB D1 Surakarta yang terletak di lantai 2,” jelas Nabilla, Selasa (14/10/2025).

Ia mengungkapkan program PKM-PM ini dirancang dengan tiga fokus utama, yaitu: Anakku Hebat, Anakku Lincah, dan Menyala Anakku. Dewi, salah satu anggota tim, menyatakan hasil sementara menunjukkan kemajuan signifikan pada peserta didik, khususnya dalam aspek kepercayaan diri dan kemampuan berinteraksi sosial dengan teman sebaya.

Tim PKM-PM Maumere Terasik bersama anak-anak down syndrom di SLB D1 Surakarta usai melangsungkan kegiatan pengabdian masyarakat. Dok.Pribadi

“Sejauh ini anak-anak sudah menunjukkan perkembangan yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah adanya peningkatan di rasa percaya diri setiap anak. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya kemampuan bersosialisasi anak down syndrome dengan teman sekolahnya,” papar Dewi.

Nabila melanjutkan, melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak down syndrome di wilayah SLB D1 Surakarta mampu meningkatkan rasa percaya diri dan mengurangi resiko terjatuh dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Ia juga mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat agar kegiatan ini dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Menurutnya, dukungan banyak pihak sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

“Dengan dukungan dari berbagai pihak, program ini diyakini dapat menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, aman, tentram, dan bahagia,” pungkasnya.

Wiwik Haryanti, S.Pd., Kepala SLB D1 Surakarta, menyatakan memberi dukungan penuh terhadap program ini. “Inisiatif seperti ini sangat sesuai dengan kebutuhan pembelajaran anak-anak kami,” katanya, berharap program dapat menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan menyenangkan bagi seluruh siswa.


Penulis: Aisyah Izzatuddini Rahma

Editor: Fika Annisa Sholihah

Berita Unggulan

image-featured
14 Juni 2026

Smogra adalah aplikasi digital besutan tim peneliti UMS. Mengintegrasikan berbagai teknologi IoT untuk menciptakan pelajar yang peduli terhadap lingkungan.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
14 Juni 2026

Pameran teknologi otomasi kembali digelar oleh Prodi PTI UMS. Menampilkan 16 karya terbaik buatan mahasiswa PTI semester enam.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
14 Juni 2026

40 kelompok mahasiswa TI UMS semester 6 memamerkan proyek akhir Capstone Project. Karya mereka berupa inovasi aplikasi, sistem informasi, kecerdasan buatan, hingga teknologi IoT.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge

UMS Newsletter

Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.

Baca sajian tulisan berkualitas dalam rubrik unggulan ums.ac.id

icon

Penelitian

Artikel ilmiah populer dari penelitian dosen UMS.

icon

Teropong Jagat

Artikel mendalam dilengkapi infografik.

icon

Kiprah

Biografi dosen dan mahasiswa berprestasi di UMS.

icon

Cerita Alumni

Cerita alumni UMS dalam meniti kariernya.