
Badal Umroh dari Kacamata Tarjih Muhammadiyah
Badal umroh menjadi ibadah yang kerap dilakukan untuk mewujudkan bakti kepada orang tua dan memenuhi nazar. Bagaimana pandangan Muhammadiyah mengenai ibadah ini?
Pernah kepikiran bagaimana rasanya jadi mahasiswa kedokteran? Pasti kebayang serunya belajar anatomi, pakai jas laboratorium, atau praktik di rumah sakit, kan? Sebelum benar-benar menjadi dokter andal, kamu harus melewati tahap pertama, yakni sarjana kedokteran.
Memang kuliah kedokteran berapa tahun, sih? Apa saja yang dipelajari? Berapa biaya kuliah kedokteran? Adakah beasiswa kedokteran? Semuanya bakal dibahas satu per satu.
Program sarjana kedokteran umumnya ditempuh dalam 8 semester atau sekitar 4 tahun. Pada tahun pertama, mahasiswa bakal belajar ilmu dasar kedokteran, seperti:
Setelah itu, mahasiswa akan memasuki tahap blok klinis. Tahapan tersebut mengharuskan mereka belajar sistem tubuh manusia, serta mempelajari berbagai penyakit dan penanganannya.
Ketua Program Studi Sarjana Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dr. Budi Hernawan, M.Sc. menjelaskan, pada tahun pertama masuk kuliah kedokteran, mahasiswa akan mendapatkan ilmu dasar kedokteran seperti yang telah disebutkan. Ilmu dasar tersebut berperan sebagai bekal untuk menempuh blok klinis tiap sistem tubuh pada tiga tahun berikutnya.
“Karena belajar teori dan praktik, maka selama kuliah kedokteran, mahasiswa juga mendapatkan pelatihan keterampilan klinis di skills lab,” ujar Budi, Senin (24/2/2025).
Pelatihan keterampilan klinis skills lab yang Budi maksud, meliputi:
“Keterampilan di skills lab akan didapatkan mahasiswa pada tiap semester sesuai blok yang sedang berjalan. Mulai dari pemeriksaan fisik, wawancara medis, hingga tindakan klinis, seperti pemasangan infus dan resusitasi jantung paru,” sambungnya.
Kalau kamu lagi mencari prodi sarjana kedokteran dengan kualitas unggul, Sarjana Kedokteran UMS bisa jadi pilihan buat kamu! Kenapa?
Usai merampungkan sarjana kedokteran, mahasiswa masih harus menjalani tahap koas (pendidikan profesi dokter) selama sekitar 2 tahun. Setelahnya, mereka baru bisa mengikuti Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI).
Jadi, total waktu yang kamu butuhkan untuk menjadi dokter umum adalah sekitar 6 tahun. Itulah jawaban dari pertanyaan “kuliah kedokteran berapa tahun?” yang sering ditanyakan banyak orang.
Mungkin banyak juga yang bertanya, “Kuliah kedokteran mahal nggak, sih?”
Biaya kuliah kedokteran bisa berbeda-beda di setiap kampus, tergantung fasilitas dan kualitas pengajarannya. Di UMS, kamu bisa cek estimasi biaya kuliah kedokteran di sini.
Tapi, jangan risau! UMS juga membuka jalur beasiswa bagi kamu yang memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 15 Juz. Beasiswa Hafidz Al-Qur’an ini mencakup biaya akademik, seperti dana pengembangan, SPP, dan wisuda. Cek informasi selengkapnya pada laman Jalur Beasiswa.
Lalu, bagaimana prospek kerja lulusan kedokteran? Selain jadi dokter umum, kamu bisa berkesempatan memiliki peluang karier sebagai:
Lebih dari yang disebutkan, lulusan kedokteran memiliki prospek kerja yang luas dan menjanjikan. Tidak hanya di rumah sakit atau fasilitas kesehatan saja, profesi dokter pun dibutuhkan di pelbagai instansi pemerintahan.
Penulis: Genis Dwi Gustati
Editor: Al Habiib Josy Asheva

Badal umroh menjadi ibadah yang kerap dilakukan untuk mewujudkan bakti kepada orang tua dan memenuhi nazar. Bagaimana pandangan Muhammadiyah mengenai ibadah ini?
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.