Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapatkan penghargaan dari Televisi Muhammadiyah (tvMu) sebagai Tokoh Pendidikan Berkemajuan dan Inspiratif.
Penghargaan tersebut diberikan pada saat tvMu Goes to UMS, Jumat (15/3/2024) sebagai salah satu rangkaian dari peringatan satu dekade tvMu.
Direktur tvMu sekaligus Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Makroen Sanjaya, menyampaikan penghargaan tersebut diberikan sebagai rekognisi atas kecakapan Rektor UMS di dunia pendidikan.
“Kami berikan kepada beliau sebagai sebuah award penghargaan sebagai rekognisi sekaligus bahwa ketokohan beliau, kiprah beliau, dan bagaimana usaha-usaha untuk membesarkan UMS ini cukup hebat,” ungkapnya.

Rektor UMS, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. merasa bersyukur karena telah ditetapkan sebagai tokoh di bidang pendidikan.
Rektor UMS mengatakan, temuan-temuan atau konsel kemudian itu dijadikan sebagai satu konsep yang bisa menjadi pendorong untuk memajukan pendidikan, terutama di lingkungan Muhammadiyah. Kegiatan itu dikategorikan sebagai inspirasi yang bisa diterapkan sebagai alat untuk memajukan pendidikan di Muhammadiyah maupun pemerintah.
“Ternyata konsep peningkatan profesi guru, terutama guru SMP dan SMA, sampai sekarang banyak digunakan. Maka ini menjadi satu temuan yang tadi dikatakan sebagai inspirasi bagi para rektor, pengelola, atau pimpinan pendidikan yang ada,” ungkap Sofyan Anif.
Sofyan melanjutkan, konsep tersebut juga ditulis di buku-buku yang telah dipublikasikan. Salah satunya adalah Pengantar Manajemen Pendidikan Paradigma Baru.
Dalam bukunya tentang kepemimpinan, Sofyan menjelaskan terdapat model kepemimpinan yang digunakan dalam pendekatan untuk mengembangkan potensi peserta didik atau mahasiswa untuk menjadi sosok Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.
Empat kompetensi sebagai sosok SDM unggul, yaitu Intelligent Quotient (IQ), spiritual, sosial, dan emosional. Kompetensi tersebut menjadi rujukan yang diharapkan menjadi satu modal besar untuk meraih Indonesia Emas.
Makroen Sanjaya dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasih kepada para stakeholder, khususnya UMS yang selama ini sudah menjadi mitra paling dekat dan terpercaya untuk membangun sistem komunikasi media melalui layar tvMu.
“Untuk diketahui bahwa dalam perkembangannya memang tvMu selama 10 tahun ini mengalami dinamika yang begitu menarik,” ungkap Makroen.
Berdiri sejak tahun 2013, tvMu telah mengalami berbagai perubahan dan transisi. Mulai dari siaran melalui satelit, kemudian TV berlangganan, hingga redistribusi ulang ke tvMu channel.
Makroen melanjutkan, pada tahun 2018, tvMu menjadi satu dari sekian televisi nasional yang ikut dalam pola uji coba terestrial. Pada 29 April 2018, tvMu memperoleh Izin Penyelenggaraan Penyiaran Tetap (IPP) dan menjadi bagian dari sistem penyiaran nasional di Indonesia sebagai lembaga penyiaran swasta.
Penulis: Maysali
Editor: Gede
Sumber: News UMS
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







