
Badal Umroh dari Kacamata Tarjih Muhammadiyah
Badal umroh menjadi ibadah yang kerap dilakukan untuk mewujudkan bakti kepada orang tua dan memenuhi nazar. Bagaimana pandangan Muhammadiyah mengenai ibadah ini?
Berdasarkan laporan data dari SINTA (Science and Technology Index) Kemdikbud, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menempati peringkat 23 sekaligus menjadi urutan pertama di antara Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (PTMA). UMS memiliki SINTA score overall dengan angka 666.065, dan SINTA score dengan angka 319.364 untuk tiga tahun terakhir.
Data yang disampaikan dari SINTA menunjukkan data-data penelitian seperti artikel, jumlah sitasi, jumlah artikel disitasi, dan sitasi per penulis dari berbagai jurnal yang terindeks Scopus, Google Scholar, Web of Science, GARUDA, dan sebagainya. UMS unggul dalam sitasi dengan total sitasi dari Scopus 45.352, Google Scholar 213.415, Web of Science 328, dan GARUDA 95.

Di sisi lain, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta memiliki jumlah sitasi dari Scopus 12.033, Google Scholar 157.930, Web of Science 104, dan GARUDA 45, dan Universitas Ahmad Dahlan memiliki jumlah sitasi dari Scopus 16.263, Google Scholar 1.284.347, Web of Science 190 dan GARUDA 328.
Wakil Rektor I UMS Bidang Akademik, Riset, Pengabdian, Publikasi & HAKI, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. berharap pencapaian ini dapat meningkatkan keinginan sivitas akademika UMS untuk terus mempublikasikan hasil risetnya. Menurutnya, sitasi adalah satu bentuk penghormatan akademik atas capability temuan atau gagasan seseorang.
Selain itu, UMS memiliki sebanyak 821 authors atau penulis yang tercatat di SINTA. Grafik SINTA UMS pun menunjukkan lonjakan jumlah publikasi artikel dari tahun 2022 ke 2023, yakni dari 302 publikasi melonjak menjadi 433 publikasi.
“Harapannya baik mahasiswa, dosen, dan semua keluarga besar sivitas akademika UMS bisa saling mempublikasikan karya, temuan, hasilnya yang kemudian disebarluaskan dan disuburkan melalui penghargaan sitasi,” ujar Harun, Minggu (7/1).
Penulis: Maysali
Editor: Genis

Badal umroh menjadi ibadah yang kerap dilakukan untuk mewujudkan bakti kepada orang tua dan memenuhi nazar. Bagaimana pandangan Muhammadiyah mengenai ibadah ini?
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.