Tak selamanya belajar Islam harus dilakukan di Timur Tengah. Yusuf Rohmat Yanuri membuktikannya dengan mengambil double degree atau gelar ganda program magister di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dan University of Edinburgh, Inggris. 

Lulusan Ilmu Qur’an dan Tafsir, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), ini berhasil meraih beasiswa Indonesia Bangkit dari Kementerian Agama. Beasiswa inilah yang memuluskan jalannya menempuh studi gelar gandanya. 

Yusuf menjalani gelar ganda selama dua tahun. Tahun pertama ia habiskan di Jurusan Islamic Studies, UIII, Depok, Jawa Barat, dan tahun kedua di Globalized Muslim World, University of Edinburgh. “Ini satu kesatuan. Kami menyelesaikan dua tesis, dapat dua ijazah, dan ikut dua kali wisuda,” jelas Yusuf Minggu (10/7/2025).

Beasiswa Indonesia Bangkit ini disebut mirip dengan skema Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Yusuf mengikuti seleksi pada April 2023 dan langsung memulai studi di UIII pada September di tahun yang sama.

Di Edinburgh, Yusuf kajian Islam dengan pendekatan kontemporer. Ia menyebut pengalaman belajar di Inggris sangat berbeda, terutama dalam hal interaktivitas kelas, keadilan penilaian, dan budaya tepat waktu.

“Di sini dosen maksimal bicara satu jam. Selebihnya diskusi. Bahkan ada kelas yang dosennya hanya memberikan mini lecture 20 menit, lalu sisanya diskusi penuh,” tutur pria yang lulus dari UMS tahun 2021 itu.

Baca Juga: Apa Itu Double Degree? Simak Pengertian dan Manfaatnya

Hidup di negara mayoritas nonmuslim menjadi tantangan tersendiri bagi seorang muslim. Namun anggapan itu enyah saat Yusuf menjejakkan kaki di ibu kota Skotlandia itu. Ia menemukan kehangatan di tengah dinginnya iklim kota berusia lebih dari 900 tahun itu.


Yusuf Rohmat Yanuri berfoto di depan kastil tua University of Edinburgh, Skotlandia, Inggris. Dok.Pribadi

Muslim di Edinburgh, Yusuf bercerita, hidup dalam suasana yang sangat kondusif. Masjid dan toko halal tersebar luas. Komunitas muslim dan diaspora Indonesia aktif menggelar pengajian, buka puasa bersama, hingga halal bihalal saat Idul Fitri.

Sebagai kader Muhammadiyah, Yusuf juga menyinggung keterlibatan komunitas Muhammadiyah di Inggris, yang secara resmi bernaung di bawah Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Britania Raya dan Irlandia. Meskipun belum begitu aktif secara luring di Edinburgh, namun kegiatan daring seperti pengajian masih berjalan.

Yusuf memulai studi sarjananya di UMS pada 2017. Ia pernah nyantri di Pondok Hajjah Nuriyah Shabran, UMS, dan bergabung ke sejumlah organisasi pergerakan, seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Pengalamannya itulah yang membentuk pola pikir Yusuf kini. 

“Organisasi seperti IMM mengajarkan saya untuk berpikir kritis, tidak mudah menyerah, dan memperluas jejaring yang sangat membantu dalam pengembangan diri ke depan,” tegasnya.

Kader Muhammadiyah harus memiliki keberanian dan motivasi untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Apalagi tidak semua kader berasal dari latar belakang elit yang memiliki privilese dalam berbagai bidang. 

“Motivasi dan keberanian itu penting. Banyak kader yang merasa tidak mampu padahal peluangnya ada. Beasiswa afirmasi juga tersedia, tapi kalau mentalitas kita belum siap, tetap sulit,” ujarnya.

Ia mendorong mahasiswa UMS dan kader Muhammadiyah lainnya untuk tidak ragu melangkah ke kancah internasional. “Saya berharap ilmu yang saya peroleh bisa bermanfaat, baik bagi keluarga, masyarakat, maupun institusi seperti UMS dan Muhammadiyah,” tutupnya.


Penulis: Fika Annisa Solihah

Editor: Gede Arga Adrian

Cerita Alumni

image-featured
30 Juni 2026

Nadia Nur Imani bertekad mewujudkan impian ibunya dengan berprofesi sebagai perawat. Membuka kesempatan bekerja di Jazirah Arab.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
4 Juni 2026

Dharu Rendro Anom Prabowo menghabiskan hampir satu dekade hidupnya di dunia tambang. Kini mengawal pengoperasian sistem kelistrikan dan instrumentasi proyek tambang emas Gorontalo.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
22 April 2026

Asri Hartati memulai konten daily vlog berbahasa Inggris dari keisengan semata. Viral ke penjuru Indonesia dan masuk televisi nasional.

sdgs-label
sdgs-badge

UMS Newsletter

Nothing’s more special than reading curated news just for you.
Subscribe to the UMS Newsletter for free today.

Explore our newsworthy articles on ums.ac.id

icon

Research

Featured articles unpacking research by UMS lecturers.

icon

Global Pulse

In-depth articles featuring infographics.

icon

Academia Star

Profiles of outstanding UMS lecturers and students.

icon

Alumni Stories

Inspiring stories of UMS alumni building their careers.