Proses seleksi Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memasuki tahap Pemaparan dan Diskusi Visi, Misi, dan Program Kerja Calon Rektor UMS Masa Jabatan 2025-2029 di Auditorium Moh. Djazman Kampus I UMS, Senin (3/2/2025).

Paparan visi, misi, dan program kerja ini merupakan bagian dari upaya transparansi dan penguatan arah kepemimpinan UMS ke depan. Ketiga kandidat yang terpilih dari Fakultas Teknik UMS, di antaranya: (1) Rois Fatoni, S.T., M.Sc., Ph.D., (2) Prof. Supriyono, S.T., M.T.,Ph.D., dan (3) Prof. Ir. Sarjito, M.T., Ph.D.

Dalam pemaparannya, Rois Fatoni menyoroti pentingnya evaluasi terhadap transformasi progresif yang telah dijalankan oleh kepemimpinan sebelumnya. Menurutnya, keberlanjutan UMS harus berangkat dari pencapaian sebelumnya dan diarahkan untuk mencapai visi 2029.


Rois Fatoni, S.T., M.Sc., Ph.D. (kedua dari kiri).Luqman Hakim/Humas UMS

“Kita perlu mengevaluasi apa yang sudah dilakukan, apa yang belum, dan apa yang perlu diperbaiki. Dari kuantitas ke kualitas, dari sekadar outcome ke impact,” ujarnya.

Ia juga mengusulkan beberapa program transformasi, di antaranya transformasi digital dengan konsep connective campus, reformasi kurikulum berbasis digital literacy, serta inklusivitas pendidikan. Dalam aspek sumber daya, Rois menyoroti perlunya keseimbangan antara jumlah tenaga kependidikan dan efektivitas kinerja.

“Kita perlu mengatasi "obesitas" organisasi. Terlalu banyak keinginan, tetapi sulit bergerak. Maka selektivitas dalam penambahan tenaga kependidikan menjadi kunci,” tambah Dekan Fakultas Teknik UMS itu.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya inovasi dalam pengukuran kinerja dosen dengan konsep BKD progresif, yang memungkinkan kontribusi akademik dosen dalam membantu mahasiswa mendapatkan pekerjaan dihitung dalam penilaian kinerja mereka.

Calon rektor lainnya, Supriyono mengusung visi Islamic Academic and Research Excellence, dengan menitikberatkan pada penguatan akademik dan stabilitas finansial sebagai fondasi menuju World Class University.


Prof. Supriyono, S.T., M.T.,Ph.D. (ketiga dari kiri).Luqman Hakim/Humas UMS

“Universitas berbasis Islam harus memiliki akademik yang kuat, riset yang berkualitas, dan keuangan yang stabil untuk menopang pertumbuhannya,” ujarnya.

Ia menggarisbawahi sembilan isu strategis yang harus dihadapi UMS, termasuk stabilitas keuangan, modernisasi infrastruktur, penguatan pengalaman mahasiswa, reputasi dan internasionalisasi, serta program prioritas nasional.

“Kita harus berpikir ke depan, terutama dalam menghadapi bonus demografi dan aging society. Oleh karena itu, gerakan "Global Citizen" menjadi solusi agar lulusan UMS memiliki daya saing di pasar global,” jelasnya.

Dalam hal keuangan, ia menegaskan pentingnya membangun dana abadi yang kuat serta meningkatkan profesionalisme badan pengembangan usaha UMS agar mampu mendukung kebutuhan finansial universitas secara berkelanjutan.

Adapun Sarjito menekankan pentingnya integritas, kredibilitas, dan kepemimpinan kolektif dalam membawa UMS ke depan. Ia mengusung konsep leadership by example, yakni kepemimpinan universitas harus dijalankan secara kolektif dan saling melengkapi.


Prof. Ir. Sarjito, M.T., Ph.D. (kedua dari kiri).Luqman Hakim/Humas UMS

“Kita harus memastikan bahwa setiap elemen universitas menjunjung tinggi kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab akademik,” tegasnya.

Sarjito juga menggarisbawahi pentingnya akreditasi, publikasi riset, serta prestasi mahasiswa sebagai indikator kredibilitas universitas. Selain itu, ia menekankan perlunya efisiensi dan produktivitas dalam menjalankan strategi pengembangan universitas.

“Penguatan program Baitul Arqam dan peningkatan peran kepemimpinan perempuan dalam universitas menjadi salah satu strategi untuk menciptakan lingkungan akademik yang inklusif dan progresif,” tambahnya.


Penulis: Fika

Editor: Genis

Berita Unggulan

image-featured
30 Juli 2026

Muhamad Wildan Fadhila terbang ke Qatar untuk menjadi teknisi kelistrikan kapal milik Milaha. Merawat instalasi kelistrikan kapal, sekaligus membuka eksposur global.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
29 Juli 2026

Rakornas Fosma PTMA 2026 mendorong sinergi kampus Muhammadiyah dan 'Aisyiyah untuk fokus pada pengembangan talenta inovasi berdampak.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
27 Juli 2026

Prof. Andri Nirwana, S.TH., M.Ag., Ph.D. merintis Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir sebagai langkah awal memperkuat kajian Al-Qur'an di Muhammadiyah.

sdgs-label
sdgs-badge

UMS Newsletter

Nothing’s more special than reading curated news just for you.
Subscribe to the UMS Newsletter for free today.

Explore our newsworthy articles on ums.ac.id

icon

Research

Featured articles unpacking research by UMS lecturers.

icon

Global Pulse

In-depth articles featuring infographics.

icon

Academia Star

Profiles of outstanding UMS lecturers and students.

icon

Alumni Stories

Inspiring stories of UMS alumni building their careers.