Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar forum akademik bertema “Mewujudkan Ekonomi Berkualitas Melalui SDM Muda Unggul dan Berdaya Saing”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Seminar Gedung Ahmad Syafii Maarif FEB UMS, Kamis (12/2/2026).
Wakil Rektor I UMS Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya, menekankan pentingnya pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan manusia secara menyeluruh. Ia menyampaikan tujuan utama pembangunan adalah meningkatkan kualitas hidup manusia, memperkuat nilai kemanusiaan, serta kebersamaan dalam hidup sosial.
“Forum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai kondisi perekonomian, pembangunan kesejahteraan, dan dinamika pasar tenaga kerja dalam menghadapi perubahan global,” ujarnya.
Sesi Forum Akademik tersebut menghadirkan dua pakar pembicara, yakni Asisten Deputi Pengembangan Badan Usaha Milik Negara Bidang Industri Manufaktur, Argo, Farmasi, dan Kesehatan Kementerian Koordinator Perekonomian Mochamad Edy Yusuf, S.E., M.A. dan Guru Besar Program Studi Manajemen UMS Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si.
Anton menjelaskan pertumbuhan ekonomi tidak selalu sejalan dengan penciptaan lapangan kerja yang berkualitas. Fenomena ini terjadi di sejumlah negara di kawasan Asia-Pasifik. Ia menyebutkan pertumbuhan ekonomi yang stabil belum tentu mampu menjawab persoalan ketenagakerjaan secara menyeluruh.
“Pertumbuhan ekonomi ternyata tidak selalu dibarengi dengan penciptaan lapangan kerja,” jelasnya.
Ia menambahkan tantangan ekonomi modern juga berkaitan dengan transformasi sektor industri, investasi, serta perubahan struktur ekonomi yang dipengaruhi oleh perkembangan global. Dengan itu, kebijakan pembangunan perlu dirancang secara komprehensif agar mampu meningkatkan kualitas pekerjaan dan daya saing ekonomi nasional.
“Yang paling penting bukan hanya menambah jumlah pekerjaan, tetapi memastikan pekerjaan itu semakin berkualitas,” jelasnya.
Edy Yusuf turut menegaskan kemajuan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi kualitas sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, dunia saat ini bergerak menuju sistem ekonomi berbasis inovasi, digitalisasi, dan penguasaan teknologi.
“Kalau kita ingin maju, sumber daya manusia harus maju. Pendidikan harus maju, dan generasi muda harus pintar dan siap menghadapi perubahan,” ujarnya dalam pemaparan.
Lebih lanjut, ia mendorong mahasiswa untuk aktif membaca, belajar, dan mengambangkan kapasitas diri agar mampu bersaing di era transformasi digital. Ia menekankan bahwa keberhasilan ditentukan oleh kompetensi, kesehatan, dan karakter yang kuat.
“Untuk menjadi sukses, ada tiga hal penting yaitu kompeten atau pintar, sehat, dan berkarakter,” sebutnya.
Sebagai penutup, Edy berharap mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai hubungan antara perkembangan teknologi, pertumbuhan ekonomi dan kualitas ketenagakerjaan di era digital.
Penulis: Zahra
Editor: Fika Annisa’ Sholihah
Kiprah
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







