Sebanyak lima mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapatkan kesempatan untuk melakukan student exchange ke University of Northern Philippines dalam SEA Teacher Project tahun 2023. Mahasiswa tersebut akan menjalani berbagai kegiatan, antara lain: observasi kegiatan sekolah, latihan mengajar, dan culture sharing dengan mahasiswa lokal selama 26 September-23 Oktober 2023.
Kelima mahasiswa FKIP itu berasal dari tiga program studi yang berbeda, mereka adalah Rahmadani Witi Amalia (Pendidikan Biologi), Amalia Febriyanti (Pendidikan Biologi), Afifah Dwi Widyastuti (Pendidikan Matematika), Cavella Noor Putri Anisa (Pendidikan Matematika), dan Rofi Anwar Syaputra (Pendidikan Guru Sekolah Dasar).
Sekilas Program
SEA Teacher Project merupakan salah satu program yang diinisiasi oleh Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) tentang pertukaran mahasiswa mengajar sebagai salah satu bentuk Praktek Lapangan Persekolahan Internasional untuk mengembangkan pendidikan di kawasan dan peningkatan kompetensi calon guru. Sebelumnya, FKIP UMS telah memprogramkan kegiatan mahasiswa ke negara lainnya, seperti: Malaysia, Thailand, dan Australia.
Keuntungan
Wakil Dekan I FKIP UMS, Mauly Halwat Hikmat, Ph.D. menerangkan kegiatan pertukaran mahasiswa ini sangat penting bagi mahasiswa maupun bagi institusi.
“Lewat program ini, mahasiswa dapat meningkatkan kompetensinya dalam persaingan global sekaligus mendapatkan pengalaman budaya yang mendalam. Untuk UMS, ini merupakan ajang internasionalisasi FKIP dalam menyebarkan pendidikan yang menggembirakan di level internasional,” ujar Mauly, Jumat (29/9).
Kepala Laboratorium Micro Teaching, PLP, dan KKNDik FKIP UMS, Muhammad Fahmi Johan Syah, Ph.D. menyampaikan mahasiswa yang berkesempatan untuk belajar di luar negeri itu akan mendapatkan banyak pengalaman dalam menghadapi masa depan yang lebih kompleks.
“Mahasiswa akan dibekali banyak pengalaman untuk bisa beradaptasi di berbagai situasi, seperti dunia kerja yang tantangannya semakin kompleks, program ini juga bisa meningkatkan kemampuan berbahasa asing, membangun relasi berskala internasional, serta meningkatkan prospek karier dengan memiliki pengalaman internasional yang bernilai di CV mereka,” pungkas Muhammad Fahmi. (Maysali/Humas)
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







