Mahasiswa Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Yunika Tussa’adiyah, berhasil lolos program Magang Capstone Batch 1 2026 di Southeast Asian Regional Centre for Tropical Biology (Seameo Biotrop), Bogor, Jawa Barat.
Yunika akan magang di Laboratorium Biosystem Landscape & Management (BLM) selama empat bulan. Capaian ini menegaskan kesiapan mahasiswa Pendidikan Biologi UMS dalam berpartisipasi pada program internasional sekaligus memperkuat kompetensi riset dan manajemen laboratorium.
“Pengalaman saya sebagai asisten laboratorium mikrobiologi dan saat meneliti eksplorasi mikroba mendorong saya memilih Laboratorium BLM. Saya ingin melihat dan membuktikan secara langsung sejauh mana mikroba bisa dimanfaatkan secara aplikatif bagi masyarakat,” ujar Yunika, saat diwawancarai pada Jumat (27/2/2026).
Ia menerangkan riset di BLM berfokus pada pemanfaatan mikroba tanah dan tanaman untuk mendukung kesuburan tanah serta produktivitas pertanian. Hal ini menjadi peluang baginya untuk mengembangkan pengetahuan teoretis yang ia pelajari menjadi praktik nyata.
Dalam keterangannya, proses seleksi Magang Capstone terdiri atas tiga tahapan. Tahap pertama adalah pendaftaran dan seleksi berkas dengan mengunggah proposal magang dan surat persetujuan dosen pembimbing.
Tahap kedua berupa forum group discussion (FGD) leaderless yang dinilai langsung oleh tim personalia. Dalam forum tersebut, peserta diminta memecahkan persoalan terbuka secara sistematis dalam waktu kurang dari 20 menit. Tahap terakhir adalah wawancara bersama mentor sesuai divisi laboratorium yang dipilih.
“Dalam proyek utama, saya meneliti perbandingan efektivitas mikroba tanah dan pupuk kandang dalam meningkatkan kesuburan tanah. Sementara proyek cadangan yang diajukan adalah pembuatan pupuk organik cair dari sereh wangi untuk biodegradasi limbah rumah tangga,” kata mahasiswa semester tujuh itu.
Ia juga bertugas mengaktifkan konsorsium bakteri serta melakukan pre-treatment pada sereh wangi guna menurunkan sifat antibakterinya sebelum dikombinasikan. Proses ini dinilai cukup menantang karena memerlukan ketelitian dan pemahaman karakter mikroba.
Dari sisi akademik, Yunika menargetkan peningkatan kompetensi dalam penulisan dan presentasi ilmiah. Luaran magang berupa laporan ilmiah yang akan dipresentasikan di hadapan mentor dan profesor di Seameo Biotrop menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan riset kuantitatif dan analisis data.
“Menurut saya, pengalaman ini akan memperkuat kompetensi karier ke depan, baik sebagai pendidik maupun peneliti. Saya berharap program Magang Capstone terus berlanjut, memberikan apresiasi lebih bagi peserta, serta membuka peluang publikasi hasil riset pada jurnal terakreditasi nasional maupun internasional agar manfaat penelitian dapat dirasakan lebih luas,” pungkasnya.
Penulis: Yusuf Ismail
Editor: Fika Annisa’ Sholihah
Kiprah
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







