Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya sebagai rujukan pengembangan pendidikan tinggi dengan menerima kunjungan studi banding dari Universitas Garut pada Kamis (23/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS ini menegaskan peran strategis UMS dalam penguatan kualitas Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjasorkes).

Wakil Dekan III FKIP UMS Dr. Nur Subekti menyampaikan UMS terus membuka ruang kolaborasi sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di tingkat nasional.

“UMS berkomitmen menjadi ruang berbagi praktik baik antarperguruan tinggi. Studi banding ini bukan sekadar kunjungan formal, tetapi menjadi forum dialog produktif untuk memperkuat sistem akademik dan mendorong inovasi pembelajaran,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS secara konsisten mengembangkan pendekatan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Termasuk melalui penguatan kompetensi mahasiswa berbasis praktik dan penelitian. Hal ini menjadi upaya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter, sportif, dan berdaya saing global.

Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UMS Dr. Eko Sudarmanto menambahkan Prodi Penjas UMS telah mengimplementasikan berbagai inovasi, salah satunya melalui kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).

“Kami memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja melalui pendekatan OBE. Selain itu, kami juga mengembangkan program unggulan seperti penelitian mahasiswa, pengabdian masyarakat berbasis olahraga, serta kolaborasi dengan berbagai mitra,” jelasnya. 

Penandatanganan kesepakatan antara UMS dengan Universitas Garut di FEB UMS, 23 April 2026. Dok.FKIP UMS

Ia juga menekankan penguatan jejaring antarperguruan tinggi menjadi kunci dalam mendukung pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi. Menurutnya, kolaborasi harus berlanjut dalam bentuk kerja sama konkret seperti riset bersama, pertukaran mahasiswa, hingga program pengabdian masyarakat.

Kunjungan ini disambut positif oleh pihak Universitas Garut. Dekan FPIK Universitas Garut Dr. Hilda Ainissyifa mengapresiasi keterbukaan UMS dalam berbagi pengalaman dan inovasi pengelolaan pendidikan.

“UMS memiliki reputasi yang sangat baik dalam pengelolaan pendidikan. Kami mendapatkan banyak wawasan baru, khususnya dalam pengembangan kurikulum dan manajemen program studi pendidikan jasmani,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan studi banding meliputi pemaparan profil institusi, diskusi akademik, serta sesi tanya jawab interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali berbagai praktik unggulan yang diterapkan di UMS.

Kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi dan penyerahan cinderamata sebagai simbol awal kolaborasi berkelanjutan antara kedua institusi.


Penulis: Fika Annisa’ Sholihah

Editor: Maysali Sudarwati

Penelitian

image-featured
23 Mei 2026

Waham magis-mistis menjadi salah satu gejala yang dapat muncul pada pasien skizofrenia. Perlu pendekatan komunikasi terapeutik untuk menggali masalah pada pasien dengan gangguan jiwa.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
11 April 2026

Kandungan gizi MPASI berkaitan dengan keputusan ibu. Pemberdayaan perempuan dan dukungan sosial menjadi kunci gizi buah hati terpenuhi.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
6 Maret 2026

Penanganan bencana harus selaras dengan komunikasi bencana yang cepat, tepat, dan berempati pada korban. Mendukung pemulihan dan memberikan kepastian kepada masyarakat.

sdgs-label
sdgs-badge

UMS Newsletter

Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.

Baca sajian tulisan berkualitas dalam rubrik unggulan ums.ac.id

icon

Penelitian

Artikel ilmiah populer dari penelitian dosen UMS.

icon

Teropong Jagat

Artikel mendalam dilengkapi infografik.

icon

Kiprah

Biografi dosen dan mahasiswa berprestasi di UMS.

icon

Cerita Alumni

Cerita alumni UMS dalam meniti kariernya.