Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar International Summit on Science, Technology and Humanity (ISETH) 2024 untuk kali kesepuluh di Auditorium Mohammad Djazman UMS, Rabu (20/11/2024) dengan tema “Developing Intelligent Technology for Humanity”.

Ketua Panitia Agus Ulinuha, Ph.D. mengatakan ISETH merupakan bagian dari rangkaian acara Hari Jadi ke-66 UMS. Sebanyak 13 konferensi internasional digelar dalam ISETH 2024 dengan tujuh konferensi telah terselenggara, lima konferensi akan diselenggarakan pada Desember 2024, dan satu konferensi akan diselenggarakan pada 2025.

Agus mengatakan tema yang dipilih sesuai dengan dinamika kecerdasan buatan yang tengah berkembang saat ini. “Tema ini dipilih karena penggunaan dari kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) hampir di seluruh segmen kehidupan dan seakan menggantikan peran dari peneliti dan para ahli,” tuturnya.

Pemanfaatan AI yang berlebih, lanjutnya, telah mengaburkan batasan antara kenyataan dan buatan mesin. Hal ini membuat diskusi seputar AI menjadi upaya menjawab bagaimana teknologi ini telah berkembang dan menentukan arah penggunaan AI di dunia pendidikan.


Rektor UMS Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. tengah memberikan sambutan dalam ISETH 2024 di Auditorium Moh. Djazman, Rabu (20/11/2024). Dok.Humas UMS

Rektor UMS Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., dalam sambutannya mengatakan pemanfaatan AI harus diarahkan pada upaya meningkatkan kemakmuran manusia. Sofyan melihat AI sebagai sebuah peluang.

“Konferensi internasional ini mengangkat tema Developing Intelligent Technology for Humanity yang berfokus pada aturan kritis untuk AI demi meningkatkan kemakmuran manusia dan untuk menjaga diskusi antar ahli untuk membahas tantangan, peluang, dan keberlanjutan dari AI,” ujar Sofyan.

Rektor UMS itu menyatakan, sebagai perguruan tinggi swasta yang unggul di Indonesia, UMS terus berkomitmen dalam pengembangan teknologi untuk kemajuan bersama. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Bambang Setiaji, mengungkapkan Indonesia memiliki potensi dari sumber daya alam dan manusia yang melimpah, pemerintahan yang progresif, dan pengembangan infrastruktur dan teknologi 4.0 yang berfokus pada keberlanjutan.

Menurut Bambang tugas pendidikan tinggi adalah menyiapkan sumber daya manusia untuk berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Akan tetapi, kompetisi untuk hilirisasi industri harus menghadapi persaingan yang sangat keras dari produk yang semakin bagus dan harga yang sangat murah dari Cina. Hal ini membuat penyerapan teknologi dari Cina adalah keharusan.

“Negara ketiga seperti Indonesia, riset dan IPTEK-nya perlu fokus pada pertanian, kelautan, peternakan, hilirisasi sumber daya alam yang selama ini (hanya) menjadi penonton, hingga pengembangan industri UMKM,” ungkapnya. “Lebih masuk akal untuk berkolaborasi daripada untuk berkompetisi head to head.” 


Penulis: Maysali

Editor: Gede

Sumber: News UMS

Penelitian

image-featured
23 Mei 2026

Waham magis-mistis menjadi salah satu gejala yang dapat muncul pada pasien skizofrenia. Perlu pendekatan komunikasi terapeutik untuk menggali masalah pada pasien dengan gangguan jiwa.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
11 April 2026

Kandungan gizi MPASI berkaitan dengan keputusan ibu. Pemberdayaan perempuan dan dukungan sosial menjadi kunci gizi buah hati terpenuhi.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
6 Maret 2026

Penanganan bencana harus selaras dengan komunikasi bencana yang cepat, tepat, dan berempati pada korban. Mendukung pemulihan dan memberikan kepastian kepada masyarakat.

sdgs-label
sdgs-badge

UMS Newsletter

Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.

Baca sajian tulisan berkualitas dalam rubrik unggulan ums.ac.id

icon

Penelitian

Artikel ilmiah populer dari penelitian dosen UMS.

icon

Teropong Jagat

Artikel mendalam dilengkapi infografik.

icon

Kiprah

Biografi dosen dan mahasiswa berprestasi di UMS.

icon

Cerita Alumni

Cerita alumni UMS dalam meniti kariernya.