DSTI
// Selengkapnya

Mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ginting Baharudin Putra, berhasil mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali perunggu pada ajang Abu Dhabi 20th World Pencak Silat Championship 2024 kategori tanding kelas putra.

Di babak pertama, Ginting harus berhadapan dengan atlet dari Korea Selatan. Sukses melawan kontingen Negeri Ginseng, Ginting kemudian berhasil menekuk lutut atlet tuan rumah, Uni Emirat Arab, dan melaju ke babak semifinal.

Namun, Ginting harus mengakui keunggulan kontingen Thailand di babak semifinal. Perjalanan Ginting pun terhenti dan harus berpuas diri dengan medali perunggu. Namun, ia tetap bangga dengan capaiannya itu. 


Ginting Baharudin Putra dengan medali perunggu di leher usai penganugerahan medali. Dok.Istimewa

Dihubungi usai meraih medali, Ginting berbagi cerita perjuangannya sejak persiapan hingga bertanding. Dia mengaku harus menjalani pemusatan latihan (training center/TC) selama tiga bulan di Jakarta.

“Latihan dilakukan tiga kali sehari selama lima hari dalam seminggu. Ini menjadi pengalaman yang berharga bagi saya,” ujarnya Minggu, (29/12/2024).

Ginting mengaku banyak melakukan improvisasi sebagai strategi selama bertanding. Improvisasi dilakukan ketika informasi tentang lawan atau negara lain tidak tersedia. 

“Kami mempelajari gaya bermain lawan melalui video yang terbatas. Improvisasi menjadi kunci, terutama karena informasi tentang lawan dari negara lain tidak selalu tersedia,” jelasnya.


Ginting Baharudin Putra (ketiga dari kanan) berfoto bersama atlet lainnya di podium usai penganugerahan medali. Dok.Istimewa

Ke depan, Ginting menargetkan lolos seleksi nasional untuk masuk ke tim Indonesia di SEA Games 2025 mendatang di Thailand. Dia berharap bisa memberikan kontribusi yang lebih besar bagi bangsa.

“Harapan saya, bisa terus meningkatkan prestasi dan membawa nama Indonesia ke kancah internasional,” imbuh Ginting.

Menanggapi keberhasilan Ginting, Kepala Biro Kemahasiswaan UMS, Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., mengapresiasi torehan prestasi mahasiswanya. Menurutnya, prestasi Ginting semakin mengukuhkan UMS sebagai kampus yang unggul tidak hanya di bidang akademis, melainkan dalam pengembangan minat dan bakat mahasiswa di berbagai bidang.

“Kami sangat bangga dengan prestasi Ginting yang berhasil mewakili UMS dan Indonesia di ajang internasional. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya di berbagai bidang, termasuk olahraga,” ujarnya.


Penulis: Fika

Editor: Gede

Kiprah

image-featured
9 Mei 2026

Tulisan opini dan esai menjadi medium Farhan Abadie untuk mengeluarkan keresahannya. Meraih juara dan terbit di media massa nasional.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
7 Mei 2026

Seorang dokter tak hanya dituntut cermat mendiagnosis, tetapi juga piawai memahami pasien secara utuh. Itulah alasan Yusuf Alam Romadhon merintis Prodi Kedokteran Keluarga Layanan Primer di UMS.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
1 April 2026

Pengalaman Salsabila Khoirun Nisa terjun langsung ke masyarakat membentuk minatnya menjadi surveilans epidemiologi dan pencegahan penyakit berbasis data.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge

UMS Newsletter

Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.

Baca sajian tulisan berkualitas dalam rubrik unggulan ums.ac.id

icon

Penelitian

Artikel ilmiah populer dari penelitian dosen UMS.

icon

Teropong Jagat

Artikel mendalam dilengkapi infografik.

icon

Kiprah

Biografi dosen dan mahasiswa berprestasi di UMS.

icon

Cerita Alumni

Cerita alumni UMS dalam meniti kariernya.