Tim Sepak Takraw Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukir prestasi membanggakan di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) Jawa Tengah 2025. Mereka berhasil meraih medali perunggu setelah melalui persaingan ketat antarperguruan tinggi se-Jawa Tengah.
Kompetisi bergengsi tersebut berlangsung pada 28–30 Juni 2025 di GOR Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Tim takraw UMS berhasil menempatkan diri di posisi ketiga, setelah bertarung melawan sejumlah tim kuat dari berbagai kampus di Jawa Tengah.
Tim Sepak Takraw UMS digawangi enam mahasiswa Pendidikan Jasmani UMS, yakni Sa’bani Sidiq, Ari Saputra, Nu’aim Majid Azzuhri, Tesar Bendri Setiawan, Raka Nawa Saputra, dan Muhammad Aziz Zulaikar Sya’bani. Sementara itu, Khalid Amarudin turut berperan sebagai official tim.
Raka Nawa Saputra, mahasiswa angkatan 2023 sekaligus salah satu pemain inti, mengaku bangga atas capaian tersebut. “Sangat senang karena usaha teman-teman tim sepak takraw UMS berbuah hasil. Apapun hasilnya patut kita syukuri dan banggakan,” tutur Raka saat ditemui pada Kamis (3/7/2025).
Persiapan Tim Sepak Takraw UMS telah dilakukan jauh-jauh hari melalui program Minat Bakat Olahraga (MBO) di Prodi Pendidikan Jasmani. Latihan intensif dilakukan 2–3 kali dalam seminggu. Belakangan latihan ditingkatkan menjadi setiap hari, pagi dan sore, jelang kompetisi.
Kendati jadwal latihan yang padat, Raka mengaku timnya siap menghadapi tantangan, baik mental maupun fisik. Menghadapi rasa lelah, bosan, atau performa yang stagnan adalah tantangan yang harus dilalui.
“Saat bertanding pun mental grogi masih jadi tantangan. Tapi semua itu tetap harus dilalui demi mencapai target,” ungkapnya.
Raka mengapresiasi dukungan UMS yang telah memberikan fasilitas latihan memadai dan bantuan pendanaan bagi tim sepak takraw. Dukungan itu sangat membantu persiapan tim sebelum berlaga.
Pelatih sekaligus pembina tim, Ardhian Tomy Kurniawan, S.Pd., M.Or., menyampaikan Tim Sepak Takraw UMS telah dibentuk sejak awal 2023 untuk mengikuti berbagai kompetisi, termasuk Pomprov..
“Untuk saat ini, kontribusi terbesar memang dari mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani, khususnya angkatan 2024 dan 2025,” jelas Ardhian.
Ardhian menilai dukungan dari UMS dalam pengembangan dan pembinaan olahraga sangat baik. Ke depan, pihaknya akan fokus pada regenerasi atlet takraw dengan menjaring lebih banyak bibit potensial, termasuk dari luar Prodi Pendidikan Jasmani.
“Kami harap semakin banyak mahasiswa dari prodi lain yang ikut berpartisipasi, karena olahraga punya peran besar dalam mengharumkan nama UMS,” tandasnya.
Penulis: Yusuf Ismail
Editor: Gede Arga Adrian
Kiprah
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







