Masifnya penetrasi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) di berbagai lini pendidikan membuat sebagian kalangan mengkhawatirkan dampak negatif yang ditimbulkan AI. Sebabnya, AI dapat menurunkan kemampuan kognitif dan kreatif siswa apabila tidak digunakan dengan bijak.
Melihat kenyataan itu, Tim Laboratorium Literasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tergerak untuk menggelar pendampingan pemanfaatan AI di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta pada Kamis (10/10/2024).
Tim laboran yang terdiri atas enam mahasiswa dan satu dosen pembimbing PBSI FKIP UMS itu mengusung tema “Pemanfaatan Aplikasi Gemini untuk Menulis Cerpen dengan Metode Amati, Tiru, dan Modifikasi (ATM)”. Tim laboran menggelar lokakarya menulis cerpen menggunakan metode ATM dengan memanfaatkan aplikasi Gemini.
Aplikasi Gemini merupakan perangkat AI buatan Google. Perangkat ini diluncurkan pada 21 Maret 2023. Gemini dirancang untuk menghasilkan karya kreatif seperti artikel blog, posting media sosial, hingga skrip video.
Ketua Laboratorium Literasi FKIP UMS Dr. Main Sufanti, M.Hum., menjelaskan tim laboran memandu para murid secara bertahap. Sebanyak 18 siswa kelas XI membuat cerpen dengan bantuan Gemini yang memuat tiga tokoh, latar cerita, rangkaian peristiwa, dan judul.

Mahasiswa UMS tengah mengajari pelajar SMA Muhammadiyah 2 Surakarta mengenai aplikasi Gemini AI. Dok.Humas UMS
Meskipun menggunakan AI, tim laboran tetap mengedepankan kemampuan berpikir kritis para pelajar. Naskah dan judul cerpen buatan Gemini harus dimodifikasi oleh para pelajar. “Hasil kegiatan workshop berupa cerpen hasil modifikasi dalam bentuk tulisan pada folio bergaris,” paparnya.
Tim laboran kemudian menggelar evaluasi untuk menilai sejauh mana kemampuan modifikasi cerpen. Ketercapaian program ini, kata Main, adalah penguatan kemampuan siswa SMA dalam menulis cerpen metode ATM dengan memanfaatkan aplikasi Gemini. Adapun kriteria yang dievaluasi meliputi: modifikasi nama tokoh, latar, rangkaian peristiwa, dan judul cerita.
Main menekankan pengabdian serupa harus terus digalakkan baik kualitas maupun kuantitas kegiatan. “Tim pengabdian masyarakat UMS akan melakukan pendampingan terus menerus, sehingga para siswa berhasil memublikasikan modifikasi cerpen hasil Gemini,” imbuh Main yang juga dosen pembimbing tim laboran.
Sebagai wujud apresiasi kepada para pelajar, tim laboran akan membukukan kumpulan cerpen kreasi para murid. Tulisan tersebut juga akan diunggah di media sosial.
Sriyatmi selaku guru bahasa Indonesia di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta, mengungkapkan kegiatan tersebut sangat bermanfaat. Sebab kegiatan lokakarya tersebut membantu pelajar menghadapi proses belajar sekaligus meningkatkan kemampuan menulis. Pendampingan tersebut diharapkan dapat melecut motivasi siswa untuk terus mengungkapkan perasaannya melalui cerpen.
“Keterampilan menulis merupakan tantangan siswa dalam belajar. Dengan bantuan (AI) tersebut, siswa akan lebih mudah menghasilkan karya dalam bentuk tulisan dengan memodifikasinya,” kata dia. .
Penulis: Fika, Ammar
Editor: Gede
Sumber: News UMS
Penelitian
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







