Biro Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Penataran Wasit dan Pelatih Bola Voli Tingkat Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan UMS. Kegiatan ini digelar di GOR UMS dan Ruang Pascasarjana Kampus 2 UMS.
Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) wasit dan pelatih yang kompeten dan profesional, sehingga berdampak pada atlet bola voli untuk bermain secara maksimal dan meraih prestasi yang dapat dibanggakan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menghasilkan atlet yang tangguh dan andal. Hal tersebut disampaikan oleh Pembina UKM Bola Volly UMS, Vera Septi Sistiasih, S.Pd., M.Or., saat ditemui pada Senin (28/10/2024).

Peserta pelatihan tengah memperhatikan materi mengenai teknik bermain bola voli. dok.Humas UMS
Kegiatan yang digelar selama empat hari ini ditujukan bagi wasit dan pelatih guna mendapatkan lisensi daerah resmi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia. Lisensi daerah ini merupakan salah satu jenjang yang harus dimiliki untuk mendapatkan lisensi nasional bahkan internasional. Untuk mendapatkan lisensi daerah, wasit dan pelatih diuji dengan ujian teori dan ujian praktik.
“Harapan kami, untuk tahun depan bisa melaksanakan kegiatan serupa dengan jenjang yang lebih tinggi, yaitu penataran wasit dan pelatih tingkat nasional,” ungkap Vera.
Kegiatan yang dibuka pada Jum’at (25/10/2024) lalu itu diikuti 150 peserta yang terdiri dari 80 peserta lisensi pelatih dan 70 peserta lisensi wasit. Para peserta berasal dari berbagai daerah, antara lain Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.

Para peserta tengah mempraktikkan permainan bola voli di GOR Kampus 2 UMS. dok.Humas UMS
Beberapa mahasiswa aktif dari beberapa kampus juga mengikuti kegiatan tersebut. Antara lain berasal dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Semarang, dan Universitas Negeri Yogyakarta.
Drs. Suyatmin, M.Si, selaku Kepala Bidang Minat dan Bakat Biro Kemahasiswaan UMS saat membuka kegiatan menyampaikan turnamen bola voli membutuhkan wasit dan pelatih yang profesional dan terlatih. Sebab, peran wasit sangat menentukan kelancaran sebuah turnamen atau kompetisi.
“Menjadi seorang wasit harus bersikap profesional dan dapat bertindak secara obyektif dan memiliki sikap yang adil sesuai peraturan yang telah ditetapkan oleh PBVSI,” kata Suyatmin.
Penulis: Habibah
Editor: Gede
Sumber: News UMS
Teropong Jagat
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







