Seleksi Kontes Robot Indonesia (KRI) 2024 untuk Wilayah I dan II masih berlangsung. Empat tim robot Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah menyelesaikan kontestasinya pada race pertama secara daring melalui Zoom Meeting yang bertempat di Auditorium Moh. Djazman, Kampus 1 UMS , Jumat (31/5/2024).
Hari ini (27/5/2024), KRI 2024 memasuki tahap seleksi untuk tingkat Wilayah II. Seleksi pada tingkat wilayah ini berlangsung selama dua hari yang meliputi race 1 dan race 2. Race 1 dilaksanakan pada hari Jumat (31/5/2024), sedangkan race 2 akan dilaksanakan besok Sabtu (1/6/2024). Setiap tim robot harus menampilkan performa dari robot mereka di kedua race tersebut untuk mengumpulkan poin yang nantinya diakumulasi dan diambil yang terbaik sebagai bekal menuju KRI tingkat nasional.
Helmi Hidayatullah, manajer tim robot UMS mengatakan keempat timnya sudah melakukan persiapan dengan baik agar bisa memberikan penampilan maksimal di seleksi tingkat wilayah ini.
Di kesempatan yang sama, Mohammad Dwiki Aji Nugroho, Ketua Tim Megalodon UMS membagikan sekilas tantangan yang sempat ia lalui usai berlaga pada Divisi Kontes Robot SAR Indonesia (KRSRI).
“Sayangnya robot kami mengalami kesulitan saat mengambil korban pada race 1, meskipun pada akhirnya berhasil meletakkan korban di tempat evakuasi pertama. Semoga nanti pada race 2 tim kami bisa menjalankan misi dengan lancar tanpa terkendala apapun,” kata Dwiki.
Pada Divisi Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI), Ilham Aziz Saputra, Ketua Tim El Ganador UMS mengungkapkan robot timnya berhasil memasukan 8 dari 10 sampah ke tempat yang benar. Mereka menilai, hal tersebut merupakan sebuah langkah awal yang baik.
“Alhamdulillah dari 8 sampah yang masuk itu kita mendapat 22,5 poin, karena setiap sampah yang masuk dihitung 3 poin, sampah yang tertinggal di meja dihitung -½, dan sampah yang jatuh dihitung -1,” ujar Ilham.
Sementara pada Divisi Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Tim Abu Hero UMS berhasil menanam 10 padi sehingga berhasil mengumpulkan 100 poin. Mereka berharap dapat mengumpulkan poin semaksimal mungkin pada race 2. Upaya tersebut dilakukan agar saat diakumulasi, mereka bisa mendapatkan poin yang tinggi sehingga lolos ke seleksi tingkat nasional.
Berbeda dengan ketiga tim di atas, Tim Adisha UMS yang berlaga pada Divisi Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) telah selesai melaksanakan kedua race pada seleksi wilayah ini. Ketua Tim Adisha UMS, Catur mengungkapkan perasaan syukurnya karena robot timnya telah tampil dengan maksimal di kedua race.
“Alhamdulillah tadi berjalan dengan lancar, semoga mendapatkan akumulasi poin yang sesuai dengan harapan,” tandas Catur.
Penulis: Ayyesya, Yusuf
Editor: Genis
Sumber: News UMS
Teropong Jagat
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







