Menindaklanjuti rencana pembukaan dua program studi baru dan penyatuan Akademi Kebidanan Nusantara Palembang dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menggelar visitasi untuk membahas evaluasi rencana tersebut, di Ruang Sidang BPH Gedung Induk Siti Walidah UMS, Jumat (13/12/2024).
Pembukaan dua prodi baru yaitu hubungan internasional dan administrasi publik diperoleh melalui skema hibah Akselerasi Program Penggabungan atau Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta (APP-PTS) gelombang 2 melalui penyatuan Akbid Nusantara Palembang dengan UMS.
Dalam visitasi penyatuan Akademi Kebidanan (Akbid) Nusantara Palembang dengan UMS, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMS Drs. Marpuji Ali, M.Si., menyampaikan kesanggupan UMS dalam membuka dua prodi tersebut.
Marpuji mengatakan UMS telah mempersiapkan pembukaan prodi hubungan internasional sejak 10 tahun lalu. Namun, niat tersebut sempat terganjal regulasi yang perizinannya terbit baru-baru ini.
“Ini bukan hanya sekadar keinginan, tetapi sebuah cita-cita yang disiapkan dengan segala sesuatu terkait dengan persyaratan-persyaratan untuk pembukaan prodi hubungan internasional. Di samping itu, yang administrasi publik, baru tiga tahunan (persiapannya), melihat perkembangan pendidikan dan dunia kerja dan lain sebagainya maka kita perlu membuka itu,” jelasnya.
Marpuji yakin bahwa UMS telah mempersiapkan prosedur sesuai dengan rekomendasi yang ada. Dia memohon kepada Kemendiktisaintek agar bisa membimbing UMS karena UMS telah siap maksimal, baik sumber daya manusia maupun sarana prasarana.
“BPH mendukung penuh adanya pembukaan ini, sehingga kalau ada persyaratan-persyaratan yang nanti setelah dilihat oleh bapak-ibu ada kekurangannya, kami dari BPH siap untuk melengkapi itu,” tegasnya.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMS Drs. Marpuji Ali, M.Si. tengah menyampaikan kesanggupan UMS untuk membuka dua prodi terbaru. Dok.Humas UMS
BPH UMS juga mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung ke UMS kepada calon dosen dan tenaga baru. Dia berharap hasil evaluasi tersebut membuahkan persetujuan dibukanya dua prodi baru.
Perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II Palembang, Cattur Nugroho, S.I.Kom, M.I.Kom., menyampaikan dukungannya atas penyatuan dua perguruan tinggi swasta ini.
Dia berharap dengan pembukaan prodi baru dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan menyatakan bahwa LLDIKTI Wilayah II Palembang telah memberikan rekomendasi penyatuan Akbid Nusantara Palembang ke UMS pada bulan November.
“Kami mendukung penyatuan Akbid Nusantara Palembang ke UMS karena kami yakin UMS mampu mengelola perguruan tinggi yang baik karena terbukti telah memperoleh akreditasi unggul, karena Akbid Nusantara Palembang sewaktu di Palembang kurang maksimal sehingga mudah-mudahan Akbid ini bisa menjadi lebih maksimal,” ungkapnya.
Perwakilan LLDIKTI VI Jawa Tengah, Gandung Sumardi, S.Kom., M.Kom., mengatakan sangat mendorong dan mengapresiasi penggabungan dua PTS tersebut karena merupakan program pemerintah dalam meningkatkan kapasitas perguruan tinggi Indonesia.
“UMS selama ini telah menyelenggarakan pendidikan sesuai dengan regulasi. Dan sesuai dengan pemantauan di LLDIKTI Wilayah VI, bahwa UMS dalam menjalankan pendidikannya sesuai dengan evaluasi dan taat asas,” terang Gandung.
Unsur taat asas membuat pihak LLDIKTI Jawa Tengah sangat mendorong UMS untuk mengembangkan prodi-prodi baru dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas UMS.
Perwakilan Kemendiktisaintek, Miftahul Jannah, S.H., M.H., mengatakan pada visitasi dan evaluasi ini, tim akan menilai dokumen yang telah diunggah apakah sudah sesuai apa belum nanti untuk segera dilakukan perbaikan.
Evaluasi yang diberikan terbagi pada aspek hukum, aspek keuangan, dan aspek umum seperti dosen, sarana prasarana, dan dokumen kelembagaan. Aspek umum akan menekankan pada pengecekan data untuk prodi kebidanan, hubungan internasional, dan administrasi publik.
Penulis: Maysali
Editor: Gede
Penelitian
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







