Sebanyak 48 mahasantri program I’dad Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) angkatan 2024, yang terdiri dari 24 putra dan 24 putri, mengikuti kegiatan Daurah Tarjih dan Penanaman Ideologi Muhammadiyah di Villa Sandria, Kalisoro, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut digelar selama enam hari, yakni 20-25 Januari 2025.

Daurah ini dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor IV UMS, Prof. dr. Dr. Em Sutrisna, M.Kes., yang memberikan semangat dan motivasi kepada mahasantri untuk terus berinovasi dalam berdakwah dan tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan di masyarakat.

“Kegiatan ini sangat penting dalam membekali para mahasantri sebelum terjun ke masyarakat. Dakwah bukan hanya soal menyampaikan ilmu, tetapi juga tentang membangun pemahaman dan menjawab tantangan zaman,” ujar Em Sutrisna dalam sambutannya, Senin (20/1/2025).

Daurah Tarjih merupakan program tahunan yang bertujuan untuk mempersiapkan mahasantri dalam menghadapi Mubaligh Hijrah Ramadan: kegiatan dakwah di bulan Ramadan.

Kegiatan Daurah Tarjih menjadi batu loncatan bagi mahasantri untuk mulai berdakwah secara langsung di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman nyata sebelum nantinya benar-benar terjun ke masyarakat setelah menyelesaikan perkuliahan.


Suasana pembekalan mahasantri Pondok Shabran UMS. Dok.Humas UMS

Selama kegiatan, mahasantri mendalami ilmu ketarjihan dengan mendiskusikan 10 buku penting, diantaranya yaitu Tanya Jawab Agama 1-8, Himpunan Putusan Tarjih (HPT), dan Kemuhammadiyahan

Mahasantri juga mendapatkan materi langsung dari pakar tarjih, di antaranya Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. dan Ruswa Darsono, S.T.

Direktur Pondok Shabran UMS, Nur Rizqi Febriandika, S.Sy., M.B.A., M.SEI., berharap kegiatan ini menjadi bekal untuk mahasantri dalam memahami tarjih dan ideologi Muhammadiyah. 

“Kami berharap mereka bisa menjadi dai yang berwawasan luas, berpikiran tajdid, dan siap berdakwah di tengah masyarakat,” ungkap Nur Rizqi.

Ahmad Ridho Al Huaida, salah satu peserta daurah, mengaku senang mengikuti kegiatan ini karena mendapatkan banyak ilmu baru selama kegiatan berlangsung. 

“Alhamdulillah, saya merasa ilmu saya bertambah, terutama dalam memahami tarjih secara lebih mendalam. Semoga ini menjadi bekal yang baik untuk berdakwah nantinya,” kata Ridho.

Di akhir kegiatan, mahasantri mengikuti kegiatan bakar-bakaran untuk mengakrabkan antar sesama anggota. Keesokan harinya, acara dilanjutkan dengan outbound dan rihlah ke Grojogan Sewu, Tawangmangu, guna memberikan kesegaran sebelum kembali ke pondok.

Dengan selesainya Daurah Tarjih dan Penanaman Ideologi Muhammadiyah ini, Pondok Shabran UMS semakin meneguhkan komitmennya dalam mencetak kader ulama tarjih Muhammadiyah yang siap menghadapi tantangan dakwah di masa depan.


Penulis: Pondok Shabran UMS

Editor: Gede

Kiprah

image-featured
30 Juli 2026

Muhamad Wildan Fadhila terbang ke Qatar untuk menjadi teknisi kelistrikan kapal milik Milaha. Merawat instalasi kelistrikan kapal, sekaligus membuka eksposur global.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
27 Juli 2026

Prof. Andri Nirwana, S.TH., M.Ag., Ph.D. merintis Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir sebagai langkah awal memperkuat kajian Al-Qur'an di Muhammadiyah.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
6 Juli 2026

Kegagalan demi kegagalan berkompetisi karya ilmiah tak membuat Syaban Al Musyaffa Ibnu Ahmad berhenti menulis. Justru berbuah konten edukasi yang menginspirasi ribuan pengikutnya di Instagram.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge

UMS Newsletter

Nothing’s more special than reading curated news just for you.
Subscribe to the UMS Newsletter for free today.

Explore our newsworthy articles on ums.ac.id

icon

Research

Featured articles unpacking research by UMS lecturers.

icon

Global Pulse

In-depth articles featuring infographics.

icon

Academia Star

Profiles of outstanding UMS lecturers and students.

icon

Alumni Stories

Inspiring stories of UMS alumni building their careers.