Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berencana membuka dua program studi baru jenjang sarjana, yakni Hubungan Internasional dan Administrasi Publik. Rencana tersebut ditandai dengan Bimbingan Teknis Hibah Akselerasi Akselerasi Program Penggabungan dan Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta (APPP-PTS) Gelombang 2, melalui penyatuan Akademi Kebidanan (Akbid) Nusantara Palembang dengan UMS di Ruang Sidang Badan Pembina Harian (BPH) Gedung Induk Siti Walidah, Senin (7/10/2024).

Perwakilan BPH UMS, Prof. Dr. Sabar Narimo, M.M., M.Pd., berkata UMS sudah lama berencana membuka kedua prodi tersebut. Dia menjelaskan, pembukaan dua prodi baru ini dilatarbelakangi kemajuan yang dirasakan oleh Muhammadiyah, sehingga lulusan kedua prodi tersebut sangat dibutuhkan.

“Atas nama BPH UMS, saya memberikan dukungan penuh untuk berdirinya dua prodi baru ke-77 dan 78 di UMS,” ujarnya. Sabar optimis kedua prodi tersebut akan banyak diminati seperti prodi lain di UMS.


Suasana diskusi UMS membahas rencana pembukaan dua prodi baru. dok.Humas UMS

Mewakili pimpinan UMS, Wakil Rektor II UMS, Prof. Muhammad Da’i, M.Si., berujar UMS siap melaksanakan amanah yang diberikan dengan hadirnya dua prodi baru tersebut. 

“Dengan segala kesiapan, baik sarana dan prasarana, sumber daya manusia, hingga sumber daya keuangan, insyaallah UMS dapat melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya,” ucap Da’i.

Program Penggabungan atau Penyatuan PTS merupakan program di bawah Direktorat Kelembagaan Kemdikbudristek (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi). Tujuannya untuk meningkatkan dan memperatakan mutu layanan pendidikan, sekaligus  meningkatkan jumlah perguruan tinggi kelas dunia.

Perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VI Jawa Tengah, Siti Nurul Jannah, S.T., M.Eng., dalam sambutannya mengaku pihaknya memiliki harapan besar dengan program akselerasi tersebut. Tidak hanya menambah prodi baru di UMS, melainkan dapat menghidupkan Prodi Kebidanan baik program sarjana maupun profesi di Akbid Nusantara Palembang.


Salah seorang peserta diskusi pembukaan prodi baru di UMS. dok.Humas UMS

“Tentu pertimbangan-pertimbangan kami terkait dengan legalitas dari BPH, perguruan tinggi, dan keberlanjutan. Kami sudah tidak ragu lagi dengan UMS,” ungkap Nurul.

Dia juga menyampaikan keyakinannya dan harapannya terhadap UMS untuk meningkatkan mutu serta sinergi sivitas akademika, dengan adanya penambahan Prodi tersebut.

Selain itu, Nurul juga menyebutkan bahwa UMS menjadi perguruan tinggi di Jawa Tengah yang mampu membantu PTS kecil, dengan adanya kerja sama dan bimbingan. “Kami ingin ke depannya, UMS tetap membantu kami dalam memfasilitasi perguruan tinggi kecil di Jawa Tengah, supaya bisa ikut maju bersama UMS,” tutupnya. 


Penulis: Eva

Editor: Gede

Sumber: News UMS

Teropong Jagat

image-featured
24 Juli 2026

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan 5,75 persen. Keputusan ini menepis isu kenaikan BI Rate menjadi 6 persen yang beredar beberapa hari sebelumnya.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
17 Juli 2026

Gaya komunikasi pejabat publik terus menuai sorotan. Berujung blunder dan memicu kekecewaan rakyat.

image-featured
9 Juli 2026

Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, “wellness tourism” di Indonesia semakin dilirik sebagai suatu kebutuhan. Diprediksi bernilai miliaran dolar AS.

sdgs-label
sdgs-badge

UMS Newsletter

Nothing’s more special than reading curated news just for you.
Subscribe to the UMS Newsletter for free today.

Explore our newsworthy articles on ums.ac.id

icon

Research

Featured articles unpacking research by UMS lecturers.

icon

Global Pulse

In-depth articles featuring infographics.

icon

Academia Star

Profiles of outstanding UMS lecturers and students.

icon

Alumni Stories

Inspiring stories of UMS alumni building their careers.