Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperluas jejaring internasional melalui implementasi nota kesepahaman (MoU) bersama Wuhan Sports University (WHSU), Tiongkok. Penandatanganan yang berlangsung pada 16-19 Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari komitmen UMS dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Delegasi Penjas UMS dipimpin oleh Ketua Program Studi Dr. Eko Sudarmanto, S.Pd., M.Or., dengan pendampingan Agam Akhmad Syaukani, S.Si., M.Ed., Ph.D., sebagai fasilitator sekaligus penghubung akademik selama rangkaian kegiatan. Kedatangan rombongan disambut secara resmi oleh Dr. Du Geng yang mewakili Wuhan Sports University.

Agenda implementasi MoU difokuskan pada penguatan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain membahas peluang riset bersama, kedua institusi juga menjajaki pengembangan program pertukaran dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan seminar internasional, publikasi ilmiah bereputasi, hingga pengembangan kurikulum yang responsif terhadap perkembangan sport science di tingkat global.

Ketua Program Studi Penjas UMS Dr. Eko Sudarmanto menegaskan kerja sama internasional merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas akademik sekaligus daya saing program studi di tingkat global. Menurutnya, implementasi MoU ini merupakan komitmen Penjas UMS dalam mengembangkan tridarma perguruan tinggi melalui jejaring internasional. 

Perwakilan WHSU, Dr. Du Geng (kiri), berfoto bersama Ketua Prodi Pendidikan Jasmani UMS Dr. Eko Sudarmanto, S.Pd., M.Or. (kanan), 17 Juli 2026. Dok.Pendidikan Jasmani UMS

“Kami percaya bahwa kolaborasi dengan Wuhan Sports University tidak hanya memperluas ruang akademik bagi dosen dan mahasiswa, tetapi juga menjadi jembatan untuk melahirkan penelitian inovatif, pembelajaran yang lebih berkualitas, serta pengabdian kepada masyarakat yang berdampak global,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).

Ia mengatakan internasionalisasi bukan sekadar memperbanyak kerja sama luar negeri, melainkan membangun ekosistem akademik yang mendorong pertukaran pengetahuan, budaya ilmiah, serta inovasi. Menurutnya, pengalaman belajar dari institusi bereputasi internasional akan memperkaya wawasan dosen maupun mahasiswa dalam menjawab tantangan pendidikan olahraga di masa depan.

“Kami berharap kerja sama ini berkembang menjadi kemitraan strategis yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pendidikan jasmani dan sport science,” imbuhnya.

Sementara itu, Dr. Du Geng menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan dengan UMS. Ia menilai kedua institusi memiliki visi yang sama dalam mengembangkan pendidikan olahraga berbasis riset dan inovasi.

Du Geng berkata implementasi MoU tersebut menjadi awal bagi berbagai program akademik yang saling menguntungkan, mulai dari penelitian kolaboratif, pertukaran civitas academica, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Selama kunjungan, delegasi UMS mengikuti berbagai agenda akademik, di antaranya diskusi mengenai sistem pembelajaran olahraga di WHSU, pemaparan hasil penelitian terkini di bidang sport science, serta kunjungan ke laboratorium fisiologi olahraga, laboratorium biomekanika, pusat kebugaran olahraga prestasi, dan fasilitas pelatihan atlet yang dimiliki Wuhan Sports University. Delegasi juga memperoleh gambaran mengenai penerapan teknologi olahraga dalam pembinaan atlet elit yang menjadi salah satu keunggulan WHSU.

Forum diskusi antara UMS dengan WHSU juga menghasilkan beberapa program prioritas. Meliputi penyelenggaraan kuliah tamu internasional, penelitian bersama dengan target publikasi pada jurnal bereputasi internasional, student mobility, faculty exchange, hingga pengembangan kurikulum berbasis standar internasional.

Agam Akhmad Syaukani, yang memandu seluruh rangkaian kegiatan, memastikan komunikasi akademik antara kedua institusi berjalan efektif. Berbekal pengalaman dan jejaring internasional yang dimilikinya, berbagai agenda diskusi menghasilkan sejumlah kesepahaman mengenai implementasi kerja sama pada periode mendatang.


Penulis: Fika Annisa’ Sholihah

Editor: Gede Arga Adrian

Penelitian

image-featured
17 Juli 2026

Dari kotoran domba, lahirlah pupuk organik kaya nutrisi untuk tumbuhan lewat bantuan “maggot”. Mengedepankan pemberdayaan masyarakat dan “zero waste”.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
19 Juni 2026

Antibiotik termasuk obat keras yang seharusnya tidak diperjualbelikan bebas. Menyimpan sisa dan mengonsumsinya bisa memicu resistensi.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
23 Mei 2026

Waham magis-mistis menjadi salah satu gejala yang dapat muncul pada pasien skizofrenia. Perlu pendekatan komunikasi terapeutik untuk menggali masalah pada pasien dengan gangguan jiwa.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge

UMS Newsletter

Nothing’s more special than reading curated news just for you.
Subscribe to the UMS Newsletter for free today.

Explore our newsworthy articles on ums.ac.id

icon

Research

Featured articles unpacking research by UMS lecturers.

icon

Global Pulse

In-depth articles featuring infographics.

icon

Academia Star

Profiles of outstanding UMS lecturers and students.

icon

Alumni Stories

Inspiring stories of UMS alumni building their careers.