Penerimaan Mahasiswa Perempuan
Universitas melacak tingkat pendaftaran mahasiswa perempuan menggunakan Satu Data. Pada tahun 2024, tingkatnya adalah 45,6% dari 9.592 pendaftar perempuan baru.
Kebijakan Kampus untuk Perempuan
UMS adalah kampus yang terbuka untuk mahasiswa perempuan. UMS tidak membeda-bedakan mahasiswanya berdasarkan gender. Hal ini tertuang dalam aturan pendaftaran mahasiswa baru UMS.
Akses Pembelajaran untuk Mahasiswa Perempuan
UMS berkomitmen untuk memberdayakan mahasiswi melalui berbagai program inklusif yang mendorong akses setara terhadap pendidikan, kepemimpinan, dan pengembangan diri. Komitmen ini tercermin dalam beragam inisiatif seperti program beasiswa, pendampingan (mentorship), serta sistem dukungan yang dirancang khusus bagi perempuan.
Narasi Academy Ajak Mahasiswa UMS Untuk Percaya Diri dan Self Love
Pembentukan Empat Divisi pada Satgas PPKS UMS
Mendorong Mahasiswa Perempuan pada Bidang yang Kurang Terwakili
Kami turut mendorong kiprah perempuan dalam berbagai bidang di UMS. Misalnya lewat ajang duta kampus untuk mengenalkan UMS kepada khalayak ramai. Langkah tersebut kami lakukan melalui penjangkauan universitas, melalui kolaborasi dengan universitas lain dan/atau kelompok masyarakat dan/atau pemerintah dan/atau LSM dalam kampanye regional atau nasional.
Penyambutan Duta Perpustakaan 2024: Pengenalan Program dan Layanan Perpustakaan UMS
Representasi Kampus, Duta Kampus Ikuti Pembekalan Protokoler dan Public Speaking
Kisah Inspiratif Mahasiswi Akuntansi UMS Jadi Protokol Perbantuan Kepresidenan di Istana Negara
Narasi Academy Ajak Mahasiswa UMS Untuk Percaya Diri dan Self Love
Membanggakan! 2 Srikandi UMS Raih Medali Perunggu di Cabang Anggar PON 2024
Muda dan Berprestasi, Para Atlet Taekwondo UMS Tunjukkan Tajinya
Kebijakan Anti Diskriminasi Perempuan
UMS terus berkomitmen menjamin dan melindungi hak-hak dasar perempuan di lingkungan kampus. Sebab perempuan berhak atas lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Komitmen ini tertuang dalam sejumlah kebijakan untuk mencegah tidak diskriminasi bagi perempuan.
Pengesahan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual
BEM FIK UMS Sosialisasikan Kampus Aman Bebas Pelanggaran Asusila
Empat Program Kemahasiswaan untuk Lindungi Mahasiswa dari Tindakan Asusila
Kebijakan Kehamilan dan Keterikatan Ayah
UMS telah menerapkan kebijakan cuti hamil dan cuti ayah yang secara aktif mendukung partisipasi perempuan. Menurut kebijakan tersebut, karyawan berhak atas cuti hamil selama tiga bulan. Selain itu, kebijakan lain memberikan tunjangan keuangan untuk pasangan dan anak-anak.
Pemberdayaan Perempuan
UMS memiliki skema pendampingan (mentoring) yang aktif dan melibatkan sejumlah besar mahasiswi, dengan tingkat partisipasi yang mencapai lebih dari 10%. Program-program ini dirancang untuk memberdayakan perempuan melalui kegiatan pengabdian masyarakat, pengembangan kepemimpinan, serta inisiatif peningkatan keterampilan praktis.
Tim P2AD UMS Beri Pelatihan Pembuatan Kompos Hidoton di Karanganyar
Tingkat Kelulusan Perempuan
UMS melacak perbedaan gender dalam tingkat kelulusan. Pada tahun 2023, 66% dari 17.100 lulusan adalah perempuan (11.329). Universitas ini berkomitmen untuk memastikan kesempatan yang sama bagi semua lulusan, dengan fokus pada penanganan kesenjangan gender. Hal ini difasilitasi oleh Alumni Career and Employment Center (ACEC), yang menyediakan program pengembangan karier, lokakarya, pendampingan, pelatihan, bursa kerja, pelacakan alumni, dan sumber daya lainnya untuk mendukung keberhasilan karier semua lulusan, termasuk perempuan.
Komisi Disiplin
UMS berkomitmen terus menegakkan kedisiplinan di lingkungan kampus dengan mendirikan Komisi Disiplin UMS. Komisi ini dibentuk sekaligus untuk menjawab laporan tindak kekerasan dan menegakkan kedisiplinan civitas academica.









